Suara.com - Beredar narasi bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi selama ini tidak menggunakan ijazah palsu. Sebaliknya, narasi yang beredar, sang presiden disebut menggunakan ijazah anaknya yang menjabat Wali Kota Solo, yakni Gibran Rakabuming Raka.
Kabar terkait ijazah Presiden Jokowi itu dibagikan oleh akun YouTube Populer News pada Rabu, 22 Februari 2023. Akun ini membagikan video dengan judul dan gambar thumbnail yang menarasikan Jokowi selama ini memakai ijazah milik Gibran.
Adapun narasi yang ditulis dalam thumbnail video sebagai berikut:
"JOKOWI HARUS AKUI INI SEMUA TERNYATA SELAMA INI GUNAKAN IJAZAH GIBRAN."
Sementara judul video yang dibagikan sebagai berikut ini:
"BERITA TERBARU HARI INI ~ MENGEJUTKAN??TERNYATA JOKOWI GUNAKAN IJAZAH GIBRAN??"
Lantas benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, kabar selama ini Presiden Jokowi memakai ijazah milik Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka adalah tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Maia Estianty Sebut Ibu Thariq Halilintar Matre Karena Hina Fuji Miskin
Faktanya, isi video yang dibagikan justru membahas tentang kronologi munculnya isu ijazah palsu Presiden Jokowi.
Diketahui, isu ijazah palsu Jokowi muncul dari pernyataan Bambang Tri Mulyono. Penulis buku Jokowi Undercover ini sebelumnya menggugat orang nomor satu di Indonesia itu atas tindakan melawan hukum dengan tuduhan menyerahkan dokumen palsu, yakni ijazah.
Munculnya isu ijazah palsu Jokowi sendiri sempat ditanggapi oleh Gibran. Anak Jokowi itu mengungkapkan keheranannya karena isu tersebut selalu muncul setiap tahunnya.
Ia menegaskan bahwa ayahnya tidak pernah melakukan pemalsuan ijazah. Seluruh ijazah yang dimiliki Presiden Jokowi hingga perguruan tinggi adalah asli dan didapat secara legal. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Universitas Gadjah Mada, selaku perguruan tinggi Jokowi menimba ilmu.
Pada akhirnya, tepatnya Oktober 2022, Bambang Tri melalui kuasa hukumnya mencabut gugatan ijazah palsu Jokowi dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Kuasa hukumnya, Ahmad Khozinudin menjelaskan alasan pencabutan gugatan karena Bambang telah menjadi tersangka dan ditahan sehingga berpengaruh pada proses pembuktian di persidangan.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Presiden Jokowi selama ini menggunakan ijazah milik putra sulungnya Gibran adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Maia Estianty Sebut Ibu Thariq Halilintar Matre Karena Hina Fuji Miskin
-
CEK FAKTA: NU dan Muhammadiyah Boikot PDIP Karena Hina Islam, Megawati Minta Ampun, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Amanda Manopo Putuskan Jadi Mualaf Demi Jadi Istri Masa Depan Arya Saloka
-
CEK FAKTA: Gisella Anastasia Resmi Rujuk dengan Gading Marten
-
Mandi di Malam Hari Dapat Menyebabkan Reumatik, Apa Benar? Cek Faktanya Disini!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar