Suara.com - Banjir melanda pemukiman warga di RT 11, RW 4, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (27/2/2023). Banjir masih menggenang dengan ketinggian sekira 30 sentimeter alias cm.
Salah seorang warga, Sri (72) mengatakan banjir mulai masuk ke dalam kediamannya sekira pukul 05.00 WIB.
"Lagi tidur tadi jam 5-an, air masuk. Ketinggiannya sekitar 50 cm masuk ke rumah, kalau di jalan mah udah sepinggang,” kata Sri, saat ditemui Suara.com di lokasi, pada Senin.
Sri juga mengatakan banjir ini merupakan bajir kedua dalam kurun waktu yang berdekatan. Setelah kemarin pada hari Minggu, rumahnya juga sempat terendam.
"Kemarin itu sempat masuk pas pagi. Sore udah surut. Terus semalem kan ujan deres lagi, banjir lagi," ucap Sri.
Sri yang tidak memiliki lantai 2 di rumahnya, juga mengaku, dirinya tidak bisa tidur akibat banjir tersebut. Pasalnya, tempat tidur yang terbuat dari kayu berbentuk panggung ini hampir ikut tergenang oleh air.
"Pas air masuk ke rumah ya saya gak tidur. Saya cuma duduk aja di tempat tidur. Gak sampe kegenang. Soalnya kan model panggung, kakinya tinggi,” jelasnya.
Lantaran rumahnya menjadi langganan banjir, barang elektonik seperti kulkas sudah dipindahkan oleh Sri ke tempat yang lebih tinggi.
"Enggak ada yang kerendam, karena udah biasa banjir," katanya.
Baca Juga: Bacaan Doa Hujan Agar Tidak Banjir yang Bisa Dipanjatkan saat Cuaca Buruk
24 RT Kebanjiran
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebelumnya menyebut ada 24 RT yang tergenang air di seluruh wilayah DKI Jakarta. Rilis BPBD DKI soal titik banjir itu berdasarkan laporan pukul 06.00 WIB pagi tadi.
Adapun 24 RT yang tergenang air mayoritas berada di wilayah Jakarta Barat. Ada 12 RT di Jakarta Barat yang tergenang.
Di antaranya berada di Kelurahan Kembangan Utara, sebanyak 1 RT dengan letinggian 30-40 Cm, Kelurahan Tegal Alur , 3 RT dengan ketinggian 20-35 cm. Kemudian di Kelurahan Rawa Buaya, ada 8 RT, demgan ketinggian 30-60 cm.
Banjir juga melanda Jakarta Timur, ada 10 RT yang terendam, diantaranya di Kelurahan Cililitan. Ada 1RT yang terendam dengan ketinggian 50-60 cm.
Kelurahan Cawang ada 2 RT yang terendam dengan ketinggian 90, kemdian Budara Cina denga 5 RT, dan Kampung Melayu sebanyak 2 RT yang terendam dengan ketinggian 1 meter.
Kemudian untuk wilayah Jakarta Selatan, ada 2 RT yang dilanda banjir, keduanya berada dalam Kelurahan Cilandak Timur, dengan ketinggian 50 cm.
Banjir di 24 titik yang tersebar di wilayah DKI, disebabkan curah hukan yang cukup tinggi, dan luapan air yang berada di setiap wilayah.
Berita Terkait
-
Bacaan Doa Hujan Agar Tidak Banjir yang Bisa Dipanjatkan saat Cuaca Buruk
-
Cara Cek Banjir Online di Jakarta, Bisa Pakai Aplikasi Lho!
-
Banjir Di Jakarta Kian Meluas, Kini Jadi 48 RT Dan Satu Ruas Jalan Kebanjiran
-
6 Wilayah Jawa Barat Ini Berpotensi Diterjang Bencana Hidrometeorologi, Ini Daftar Wilayahnya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?