Suara.com - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta menyebabkan banjir. Tak hanya deras, durasi hujan juga cukup lama sejak Minggu (26/2) malam hingga Senin (27/2) pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji menyebut hal ini berimbas pada kenaikan status siaga Pintu Air Manggarai, Bendung Katulampa, Pintu Air Pasar Ikan, dan Pintu Air Karet menjadi Siaga 3 atau Waspada.
Pos Angke Hulu, dan Pos Sunter Hulu juga naik menjadi Siaga 2 serta banjir di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
Isnawa menyebut pihaknya mencatat terdapat 24 RT dan satu ruas jalan yang kebanjiran di Jakarta saat ini.
"BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 24 RT, saat ini menjadi satu ruas jalan tergenang dan 48 RT atau 0,158 persen dari 30.470 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Berikut Wilayah RT di Jakarta yang kebanjiran:
Jakarta Barat terdapat 18 RT
Kel. Kembangan Utara
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Kel. Tegal Alur
- Jumlah: 4 RT
- Ketinggian: 20 s.d 40 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi
Baca Juga: 24 RT Di Jakarta Kebanjiran Senin Pagi, Ketinggian Air Capai 1 Meter, Berikut Daftarnya
Kel. Rawa Buaya
- Jumlah: 9 RT
- Ketinggian: 40 s.d 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Krukut
Kel. Kedaung Kaliangke
- Jumlah: 4 RT
- Ketinggian: 30 s.d 40 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kaliangke
Jakarta Selatan terdapat 2 RT:
Kel. Cilandak Timur
- Jumlah: 2 RT
- Ketinggian: 70 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Krukut
Jakarta Timur terdapat 28 RT
Kel. Cililitan
- Jumlah: 1 RT
- Ketinggian: 50 s.d 60 cm
- Penyebab: Curah hujan tinggi & luapan Kali Ciliwung
Berita Terkait
-
24 RT Di Jakarta Kebanjiran Senin Pagi, Ketinggian Air Capai 1 Meter, Berikut Daftarnya
-
Hujan Semalaman, Kali Ciliwung Meluap, Belasan RT Di Jakarta Kebanjiran
-
Diguyur Hujan Lebat, Empat Kabupaten dan Kota di NTB Terendam Banjir
-
Kota-Kabupaten Bima NTB dikepung banjir, Ribuan Keluarga Terdampak
-
Cuaca Ekstrem, Sejumlah Daerah di Karawang Dilanda Banjir
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!