Suara.com - Melintas di atas jalan yang rusak dan berlubang tentu sangat mengganggu perjalanan Anda. Tak jarang, jalan rusak juga akan membahayakan pengendaran hingga merusak kendaraan. Kini, masyarakat bisa melaporkan jalan rusak yang ada di daerahnya ke pemerintah agar segera diperbaiki. Untuk itu, simak cara lapor jalan rusak online.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membagikan terkait tata cara lapor jalan rusak online. Akan tetapi, laporan ini harus ditujukan kepada pemerintah atau instansi yang berwenang berdasarkan status jalan dan tidak boleh sembarangan melapor.
Lantas bagaimana cara lapor jalan rusak? Saat ini masyarakat sudah bisa melapor jalan rusak secara online lewat HP. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Cara Lapor Jalan Rusak Online
Terdapat dua jenis laporan jalan rusak agar segera di perbaiki, antara lain yaitu jalan nasional dan jalan provinsi atau kota. Masing-masing memiliki caranya sendiri, berikut cara lapornya.
1. Cara Lapor Jalan Nasional Rusak
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga sudah menyediakan aplikasi Jalan Kita yang bisa digunakan untuk melaporkan kerusakan jalan nasional. Berikut ini tata cara lapor jalan nasional rusak melalui aplikasi Jalan Kita:
- Unduh dan instal aplikasi Jalan Kita.
- Buka aplikasi dan buat akun dengan cara klik menu "Buat Akun", lalu masukkan nama lengkap, nomor telepon aktif serta email.
- Masukkan kata sandi, kemudian pilih "Simpan".
- Aplikasi Jalan Kita secara otomatis akan mengarahkan ke halaman awal. Log in lagi dengan menulis email dan kata sandi yang sudah dibuat, dan klik "Masuk".
- Klik "+" di bagian bawah tengah untuk membuat laporan jalan nasional yang rusak.
- Untuk membuat laporan, masyarakat harus melampirkan bukti berupa foto ataupun video jalan rusak.
- Pilih lokasi jalan nasional yang mengalami kerusakan dan pilih "Jalan" sebagai kategori.
- Selanjutnya, Anda centang pilihan "Tidak" atau "Iya" untuk menjawab pertanyaan dampak dari kerusakan.
- Masukkan catatan untuk menambahkan detail pelaporan jalan.
- Langkah terakhir, klik "Kirim" untuk melaporkan kerusakan di jalan nasional.
2. Cara Lapor Jalan Provinsi, Kabupaten/Kota dan Desa
Terkait kerusakan di jalan provinsi, kabupaten/kota dan desa menjadi kewenangan Pemda setempat, masyarakat dapat melapor melalui lapor.go.id. Selain itu, masyarakat juga bisa langsung melaporkannya ke pemerintahan terkait.
Baca Juga: Jalan di Wilayah Banyurejo Rusak Parah, Sebulan Ditambal Bolong Lagi
Berikut ini tata cara lapor jalan provinsi, kabupaten/kota, maupun jalan desa yang rusak:
- Masuk ke laman https://www.lapor.go.id/
- Pilih menu "Pengaduan" untuk membuat laporan jalan rusak.
- Masukkan judul laporan dan isi laporan tentang jalan rusak.
- Selanjutnya, pilih tanggal dan masukkan lokasi atau alamat jalan yang rusak.
- Kemudian, pilih instansi yang dituju, baik itu provinsi atau kabupaten/kota tempat jalan rusak berada.
- Pilih kategori laporan, misalnya "Jalan Berlubang" ataupun "Lainnya terkait Infrastruktur Jalan".
- Unggah lampiran, bisa berupa foto atau video kondisi jalan yang rusak, maksimal berukuran 2 MB.
- Centang menu "Anonim" untuk menyamarkan pelapor, dan centang "Rahasia" agar laporan tidak bisa dilihat oleh publik.
- Terakhir, kirimkan laporan dengan klik "LAPOR!".
Bagaimana cara lapor jalan rusak online, mudah bukan? Sekarang Anda bisa melaporkan jalan yang rusak dengan mudah agar segera diperbaiki pemerintah!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Tag
Berita Terkait
-
Jalan di Wilayah Banyurejo Rusak Parah, Sebulan Ditambal Bolong Lagi
-
Jalan Rusak dan Berdebu di Langkat, Muncul Poster "Jalan Dijual, Hub: Abu Dajal"
-
Jalan Rusak Sudah Makan Korban, Pemkab Sleman Minta Pihak Terkait Bertanggungjawab
-
Jalan Menuju Tol Penumangan Tubaba Rusak Berat, Warga Kecewa Kinerja Pemerintah
-
Sejumlah Ruas Jalan dan Jembatan di Karawang Bakal Diperbaiki Tahun Ini, Berikut Daftarnya
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan