Suara.com - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan musyawarah daerah (Musda).
Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan kepala desa se-Kaltim itu dilakukan sebagai ajang penguatan kelembagaan dan penyusunan program kerja.
“Kegiatan ini dimulai sejak pagi hingga malam, diawali dengan pembukaan, penyampaian materi terkait penguatan desa, kemudian baru Musda,” tutur Sekjen DPP Papdesi Senthot Rudi Prastiono.
Senthot menyebut kegiatan ini juga dirangkai dengan dialog kebangsaan dan diskusi terkait pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Di mana para peserta atau kepala desa mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pembangunan IKN.
“Tadi disampaikan juga materi setelah pembukaan terkait dukungan IKN. Dalam diskusi, kami tetap mendukung kebijakan Presiden Jokowi terkait pembangunan IKN,” ungkapnya.
Sementara, Koordinator Wilayah Papdesi Kalimantan Mupit Datusahlan mengaku para kepala desa ingin pembangunan IKN nantinya sejalan dengan pembangunan di desa. Sehingga hal tersebut dapat menyejahterakan masyarakat.
“Tadi dilihat dari pemaparan bahwa masih banyak akses ke desa yang belum terpenuhi. Sehingga hal ini tidak boleh dilupakan, jika ingin membangun yang besar maka harus mendorong desa bangkit mempersiapkan diri menjadi ibu kota negara,” ujar Mupit.
Terakhir, Mupit berharap agar Musda kali ini dapat menjadi ajang komunikasi untuk menghasilkan kebijakan yang berkaitan dengan desa dan masyarakat.
“Harapannya diskusi ini juga mampu terekspos. Kemudian bisa menjadi alat bantu komunikasi untuk merumuskan kembali kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan desa,” pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Digitalisasi Pendidikan Merupakan Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat