Suara.com - Polisi meringkus dua pelaku begal, berinisial ASM Alias Tian dan RW alias Nawi. Dalam aksinya dua sekawan ini terkenal begis dan tidak ragu melukai korbannya jika melawan.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama menuturkan, sebelum ditangkap, kedua pelaku ini sempat merampas dua unit motor dari dua lokasi berbeda yang masih berada di kawasan Tambora, hanya dalam kurun waktu 20 menit.
Adapun peristiwa pembegalan yang dilakukan Tian dan Nawi terjadi di Jalan Tanah Sereal 8, dan Jalan Tanah Sereal 13, Tambora pada Senin (27/2/2023) sekira pukul 20.00 WIB.
Saat beraksi, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan berpura-pura menyebrang jalan.
Usai kendaraan sasarannya berhenti, lalu pelaku langsung mengeluarkan sebilah celurit yang sudah dibawanya.
“Pelaku dengan cepat mengeluarkan sebilah celurit dari sweater yang ia kenakan. Lalu merampas motor korban,” kata Putra saat dikonfirmasi Jumat (3/3/2023).
Korban yang saat itu berusaha mempertahankan motornya, membuat Tian langsung mengayunkan celurit yang dipegangnya, dan langsung menyabet tangan kiri korban.
Duo begal sadis ini belum puas dengan aksinya. Ia kemudian menggunakan motor hasil begalnya untuk kembali melakukan aksi keduanya.
Aksi pelaku tidak jauh dari lokasi pertama, hanya berjarak beberapa meter. Dalam aksi keduanya, dua sekawan ini kembali merampas sepeda motor dari korban yang bernama Dwiky.
Selain motor, pelaku juga membawa kabur ponsel milik Dwiky.
Berbekal infirmasi dari warga, Tian dapat diringkus petugas di Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima, Tambora.
"Pelaku RW alias Nawi ditangkap dini hari pada Hari Kamis 2 Maret 2023, di wilayah Perum Purimas, Kelurahan Situ Terate, Cikande, Serang, Banten," ucap Putra.
Usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik, Tian ternyata merupakan DPO yang buron selama 3 tahun.
Saat itu Tian ditetapkan DPO gegara melakukan perampasan ponsel hingga membuat korbannya tewas akibat dibacok.
Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sebuah celurit yang digunakan dalam kejahatan, dan dua unit motor, Yamaha Jupiter Z dan Yamaha Aerox.
Berita Terkait
-
Buron 3 Tahun, Begal Yang Bacok Korbannya Hingga Tewas Di Tambora Akhirnya Tertangkap, Ini Tampangnya
-
Buron 3 Tahun, Begal Sadis di Tambora Dibekuk
-
Duarr! Tabung Oksigen Meledak saat Diisi Ulang di Tambora, Seorang Karyawan Meninggal Dunia
-
Sudah 10 Kali Curi Motor Di Tambora, Aris Akhirnya Diringkus Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos