Suara.com - Polisi meringkus seorang tersangka spesialis pencurian motor, bernama Aris (33). Terhitung Aris telah menggasak 10 motor di kawasan Tambora Jakarta Barat.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama mengatakan, dalam setiap kali beraksi, Aris selalu berdua dengan Waluyo yang saat ini masih buron.
“Aris selaku pemetik atau eksekutor. Sementara Waluyo sebagai joki,” kata Putra, saat dikonfirmasi, Selasa (21/2/2023).
Aris tergolong “rajin” melakukan pencurian. Tercatat sejak pertengahan Januari kemarin, sudah ada 4 motor dari 4 lokasi berbeda di wilayah Tambora yang digasak Aris.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora, Iptu Rizky Ari Budianto menuturkan, penangkapan ini bermula dari laporan warga yang mengadukan tentang kehilangan motornya.
Berbekal rekaman kamera pengawas atau CCTV, tim kemudian melakukan identifikasi terhadap tersangka.
“Kami mengidentifikasi tersangka bernama Aris Bin Sardi,” kata Rizky.
Usai memegang identitas tersangka, tim kemudian melakukan observasi wilayah untuk mencari keberadaan tersangka di Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima, Tambora Jakarta Barat.
“Saat sedang melakukan pemantauan, tiba-tiba tersangka melintas seorang diri dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio GT warna Merah dengan plat nomor bodong,” ungkap Rizky.
Baca Juga: Maling Motor Pakai Terekam CCTV saat Gasak Motor di Pesanggrahan, Polisi Tunggu Laporan
Tidak ingin targetnya lolos, petugas langsung mengejar Aris hingga kemudian bisa ditangkap.
Dari tangan tersangka, petugas mendapati barang bukti berupa dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian, kemudian kunci letter t, yang digunakan tersangka dalam mejalankan aksi pencurian.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya Aris terancam dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian.
Berita Terkait
-
Maling Motor Pakai Terekam CCTV saat Gasak Motor di Pesanggrahan, Polisi Tunggu Laporan
-
Kejadian 2006 Terulang, Polres Batu Selidiki Pencurian Arca Siwa di Candi Ganter Malang
-
Kronologi PHL Pospol Tambora Curi Kartu Akses Anggota Polri hingga Lecehkan Penumpang TransJakarta
-
Pelaku Gesek Kelamin ke Wanita di TransJakarta Tertangkap, Mufarok Ternyata Pekerja Harian Lepas di Pospol Tambora
-
Prihatin! Arca Siwa Mahadewa di Ngantang Malang Hilang Dicuri Orang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek