Suara.com - Sejumlah warga menjadi korban atas kejadian kebakaran di kawasan Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam. Korban yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Salah satunya di Rumah Sakit Mulyasari. Tampak sejumlah warga yang menjadi korban terus berdatangan ke ruang IGD 24 Jam.
Para korban dilarikan dengan kendaraan seadannya untuk segera bisa mendapatkan perawatan akibat mengalami luka-luka.
Sekuriti Rumah Sakit Mulyasari, Ahmad menyampaikan, hingga pukul 22.10 WIB tercatat sudah ada 15 orang yang menjadi korban mendapatkan perawatan. Dua di antaranya masih balita.
"Korban masuk 15 orang, balita dua," kata Ahmad ditemui di lokasi.
Sementara itu ia memastikan hingga kekinian belum ada korban yang dinyatakan meninggal dunia. Adapun 1 orang warga dirujuk ke RSUD Koja.
"Korban meninggal belum ada," tuturnya.
Kebakaran Dahsyat
Sebelumnya, kebakaran yang terjadi di Kawasan Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara membuat warga sekitar menyelamatkan diri.
Baca Juga: Dua RW Terdampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Tim Gabungan Masih Berupaya Padamkan Api
Seorang warga yang tinggal di Semper, Aldi mengungkapkan bahwa kondisi jalan saat ini macet parah.
"Ini lagi macet mas di Jalan Walang. Banyak ambulans lalu lalang ini," kata Aldi kepada Suara.com, Jumat malam.
Ia mengungkapkan, sebelum kebakaran terjadi sempat terdengar suara petir cukup keras. Tak lama tercium bau bensin yang menyengat, hingga membuat warga yang tinggal di sekitar Depo Pertamina Plumpang berhamburan keluar rumah.
"Nggak lama ada suara ledakan sampai dua-tiga kali. Tapi pas ledakan kedua sama ketiga kedengarannya kecil," ujarnya.
Sebelumnya, Kasudin Gulkamart Jakarta Utara Rahmat Kristanto, saat dihubungi wartawan menuturkan ada kemungkinan korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Sementara Humas Dinas Gulkarmat DKI, Mulat Wijayanto, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran ini sejak pukul 20.11 WIB.
"Kejadian kebakaran Jakarta Utara, objek pipa bensin Pertamina," ujar Mulat dalam keterangannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas