Suara.com - Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyemprot Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai sosok kurang ajar dan arogan.
Hal itu berkaitan dengan koordinasi pemerintah terkait penanganan korban ledakan depo BBM Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang dinilai Mulyanto acak-acakan.
Sebelumnya Luhut menyatakan akan memindahkan permukiman masyarakat di sekitar depo. Mulyanto mendesak Luhut untuk berhenti bicara masalah yang bukan ranah kewenangan kementeriannya.
Lantas siapa Mulyanto yang berani menyemprot Luhut? Simak profil Mulyanto berikut ini.
Profil Mulyanto
Mulyanto merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pria kelahiran Jakarta, 26 Mei 1963 ini mendapat amanah sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Bidang Industri dan Pembangunan.
Selain itu Mulyanto adalah anggota Badan Legislasi (Baleg) dan anggota Komisi VII yang membidangi masalah Ilmu Pengetahuan-Teknologi (IPTEK), Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) dan Lingkungan Hidup.
Sebelum jadi politisi, Mulyanto kerja sebagai peneliti bidang nuklir di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Kemudian pada tahun 2005, dia ditarik pindah ke Departemen Pertanian oleh Menteri Pertanian yang saat itu dijabat oleh Anton Apriyantono.
Dia bekerja sebagai Staf Ahli Menteri dalam bidang Sistem Informasi dan Pengawasan. Selanjutnya pada tahun 2007, Mulyanto naik jabatan menjadi Inspektur Jenderal Departemen Pertanian.
Baca Juga: CEK FAKTA: Penyidik Tetapkan Ahok Dalang dari Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Benarkah?
Setelah sukses di Departemen Pertanian, dia melanjutkan karier birokrasinya di Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) sebagai Sekretaris Kementerian (Sesmen) pada tahun 2010.
Pada tahun 2015, Mulyanto bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang turut serta didirikannya. Dia ditugaskan sebagai Sekretaris Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) dan anggota Majelis Syura periode 2015-2020.
Mulyanto pun kembali menjadi anggota Majelis Syura untuk periode 2020-2025. Dalam Pemilu 2019, Mulyanto terpilih jadi anggota DPR RI Daerah Pemilihan Banten 3 yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Semprot Luhut kurang ajar dan arogan
Menteri sebelumnya mengatakan yang akan memindahkan pemukiman masyarakat korban ledakan depo BBM Pertamina Plumpang, Jakarta Utara di sekitar Depo.
Padahal beberapa hari sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan akan memindahkan depo BBM Pertamina ke lahan milik Pelindo.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Penyidik Tetapkan Ahok Dalang dari Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Benarkah?
-
INFOGRAFIS: Bukan Hanya Plumpang, Ini Daftar Depo Pertamina di Indonesia
-
Tak Terima Anies Disalahkan Atas Kebakaran Plumpang, PKS: Era Soeharto Juga Ada Kasus Sama Tapi Tak Salahkan IMB
-
VIRAL! Ahok Ternyata Biang Keladi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Inilah Faktanya
-
Cie Cie, Kang Dedi Ketemu Teteh Single Fighter
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!