Suara.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua menjadi sorotan kembali. Kini, KKB menembaki Trigana Air IL 22 Seri 300 dengan nomor penerbangan PK-YSC di Papua pada Sabtu (11/3). Dari insiden tersebut sebanyak 7 orang pelaku berhasil diamankan.
Peristiwa tersebut bukanlah tindakan KKB Papua yang pertama. Sebelumnya, ada pula penyerangan, penembakan terhadap pesawat, penyanderaan dengan motif penukaran senjata, dan lain sebagainya. Berkaitan dengan hal tersebut, berikut sederet kasus pesawat Papua dijajah KKB.
1. Pilot Susi Air Disandera
Pilot Susi Air, Philips Marthen dibawa oleh KKB Papua yang dipimpin oleh Egianus kogoya keluar dari Distrik Paro. KKB tersebut juga menyandera 15 pekerja pembangunan puskesmas.
KKB juga membakar pesawat Susi Air dengan kode PK-BVY id Landasan Terbang Paro Selasa (7/2) tersebut. Penyekapan tersebut berlangsung selama kurang lebih satu bulan dan pihak KKB sempat ingin menukar Phillip dengan senjata tetapi tidak dapat dilakukan pemerintah.
Akhirnya, Menteri Luar Negeri Selandia baru Nanaia Mahuta pun turut dalam operasi pembebasan Philip. Pasalnya, Philip adalah warga negara Selandia Baru.
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Operasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom menyampaikan philip baik-baik saja dan mudah beradaptasi. Pemerintah Indonesia terus berusaha membebaskan tetapi tidak melakukan penyerbuan markas demi keselamatan Phillip.
2. Pesawat Kargo Smart Air
Pesawat Smart Air yang merupakan pesawat kargo ditembaki oleh KKB pada (7/3/23). Penembakan ini juga dilakukan terhadap Pesawat Dabi Air sehingga batal mendarat dan kembali ke Nabire.
Baca Juga: Sejarah Trigana Air, Maskapai yang Pesawatnya Ditembak KKB di Dekai Papua
Penembakan tersebut berlangsung saat proses bongkar muatan cargo. Atas insiden tersebut, aktivitas Bandara Bilogai, Intan Jaya pun dihentikan sementara. Ketika akan ditelusuri, KKB justru sudah melarikan diri ke hutan.
3. SAM Air Diberondong Peluru KKB
Seorang pilot dan kopilot SAM AIR menjadi sasaran penembakan KKB pada 2022. Keduanya ditembaki senjata api ditodong dengan jarak dekat.
Pilot bernama Farhan Fachri (27) dan Reza Ragainaga (23) menjadi sasaran saat baru mendarat di Bandara Kenyam Nduga, Kabupaten Nduga, Papua.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 10.15 WIT. Serangan tersebut berlangsung sporadis bahkan mengenai bagian depan pesawat dan ban bocor.
Korban mengaku setidaknya terdapat 22 suara tembakan yang terdengar secara maraton. Saat penembakan itu terjadi, keduanya tak berani keluar dan terpaksa bertahan di pesawat.
Berita Terkait
-
Pesawat Trigana Air Ditembak TPNPB-OPM, Wings Air Ikut Setop Penerbangan ke Dekai
-
Sejarah Trigana Air, Maskapai yang Pesawatnya Ditembak KKB di Dekai Papua
-
Penembakan Pesawat Trigana Air, Satu Kompi Brimob Diterjunkan Perkuat Keamanan di Dekai Papua
-
Fakta-fakta Penembakan Trigana Air di Papua: 9 Tembakan, Ada Lubang di Bawah Pesawat
-
Pilot Susi Air Susah Bebas, TNI Tambah Pasukan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
KPK Lelang Barang Rampasan Koruptor, iPhone XS Rp 231 Ribu Laku Rp 34 Juta
-
AMMSI Dukung MBG Ditiadakan Saat Libur Sekolah, Tegaskan Tolak Praktik 'Jual Beli Titik' Dapur Liar
-
Ribuan Mahasiswa Geruduk DPR Demo Harga BBM, Jalan Gatot Subroto Ditutup
-
Tersangka Kasus Korupsi Haji Asrul Aziz Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Aksi di DPR, PB HMI MPO Angkat Patung Jelangkung dan Serukan 'Pembebasan Nasional'
-
Bukan Urusan Politik, Mensesneg Bongkar Isi Pertemuan Didit Hediprasetyo dan Jokowi
-
LPDB Koperasi Perkuat Ekosistem Koperasi, KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina Jadi Contoh Usaha Produk
-
WFH dari Hambalang, Prabowo Bahas Naturalisasi hingga Masa Depan Timnas Indonesia
-
Geruduk DPR, Mahasiswa Desak Evaluasi Program MBG dan Kebijakan Anggaran
-
Rekayasa Kematian Gagal! Brigadir Rizka Sintiani Divonis 10 Tahun usai Terbukti Bunuh Suami