Suara.com - Malam lailatul qadar disebut sebagai malam penuh kemuliaan dan harus diisi dengan berbagai amalan. Seperti dengan sholat lailatul qadar.
Hadits Riwayat Al-Bukhari dan Muslim menyebut "Barangsiapa beribadah pada lailatul qadar karena iman dan mengharakan pahala, maka dosanya yang telah berlalu akan diampuni".
Hal itu juga disebutkan dalam surat Al-Qadr. Jadi bagaimana panduan sholat lailatul qadar ini? Yuk simak dan pelajari di sini supaya bisa mempraktekkannya dengan benar.
Sebagaimana melaksanakan sholat fardhu dan sholat sunnah lainnya, kita harus membaca niat sholat lailatul qadar ketika memulai. Berikut bacaan niat sholat lailatul qadar.
"Ushalli sunnatan fi lailatul qadri arba'a raka'atin mustaqbilal qiblati lillahita'ala, Allahu akbar"
Artinya: "Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadar empat rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala, Allahu akbar."
Kemudian, laksanakan sholat lailatul qadar sesuai dengan tata cara sholat, tertera di bawah ini.
Tata cara sholat lailatul qadar
Baca Juga: Contoh Khutbah Lailatul Qadar untuk Sholat Jumat: Raih Keistimewaannya dengan Meningkatkan Ibadah
Tata cara sholat lailatul qadar adalah sebagai berikut:
1. Membaca niat sholat lailatul qadar. Bacaannya tertera di atas.
2. Membaca surat Al Fatihah di setiap rakaat.
3. Membaca surat pendek. Pada rakaat pertama diutamakan untuk membaca surat At-Kautsar satu kali, kemudian rakaat selanjutnya membaca Surat Al-Ikhlas.
4. Tidak membaca tahiyat awal jika melakukan sholat lailatul qadar sebanyak 4 rakaat.
5. Tahiyat akhir dilaksanakan pada rakaat ke empat, kemudian diakhiri dengan salam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua