Akun tersebut juga menyampaikan, demi mendapatkan paspornya kembali dari petugas dan melanjutkan perjalanan, maka ia sepakat dengan permintaan petugas terkait denda. Turis itu juga mengaku diminta tak menceritakan pengurangan denda yang diterimanya.
Setelah menyatakan setuju, petugas memintanya untuk melakukan perekaman sidik jari. Selanjutnya petugas tersebut melakukan stempel/cap paspornya, dan ia dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanan.
Di luar wewenang Bea Cukai
Bea Cukai menyatakan bahwa pengambilan foto di area terbatas bandara tersebut sudah diatur dalam peraturan Permenhub No. PM 80/2017, dan bukan bagian dari kewenangan bea cukai.
Begitupun dengan kewenangan untuk melakukan repatriasi, juga disebutkan bukan merupakan kewenangan dari Bea Cukai.
Proses koordinasi dengan KDEI
Meski demikian, pihak Bea Cukai mengaku akan tetap berusaha untuk melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari tahu duduk perkara dan melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan.
Selain itu, Bea Cukai kini juga sedang dalam proses melakukan koordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Istri Keciduk Main Serong saat Ramadhan, Selingkuhan Ngumpet di Kolong Kasur, 'David Beckham' Ikut Turun Tangan!
-
Viral! Rentetan Penumpang Ngamuk Imbas AC Pesawat Mati, Alvin Lie Bilang Begini
-
Dokter Richard Lee Sentil Pengacara yang Laporkan TikToker Awbimax: Mau Laporin Pakai Undang-undang Apa?
-
Viral Video Kereta Pelajar Dibakar Usai Konvoi di Medan
-
Heboh Penumpang Pesawat Batik Air Protes Gegara AC Mati, Begini Penjelasan Maskapai
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema