Suara.com - Aktor utama kasus penjualan barang bukti narkoba berupa sabu, Irjen Teddy Minahasa ungkap beberapa sosok yang sempat membisiki dirinya di sebuah percakapan rahasia.
Sosok tersebut tak lain adalah Wadir Resnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander sekaligus Dirnarkoba Bareskrim Polri Kombes Mukti Juharsa.
Teddy mengklaim bahwa dirinya dijebak dalam pusaran kasus pengedaran narkoba yang membuatnya kini dituntut hukuman mati oleh jaksa.
Adapun melalui percakapan rahasia dengan Dony kala dijemput penyidik pada 24 Oktober 2022, sang Wardir Resnarkoba mengungkap bahwa ada perintah pimpinan untuk menyeret Teddy ke dalam kasus ini.
"Saya dibisikin oleh Wadir Resnarkoba Polda Metro Jaya, Pak DonyAlexander sebagai berikut : 'Mohon maaf Jenderal, Jenderal seperti orang tua kami sendiri, mohon maaf kami hanya menjalankan perintah pimpinan, sengaja kami sertakan pasal 55 KUHP untuk memperingan Jenderal'," ujar Teddy kala membacakan nota pledoi, Kamis (13/4/2023).
Profil AKBP Dony Alexander: Sosok perwira polri terseret sederet kontroversi
Dikutip dari situs resmi Akademi Kepolisian atau Akpol, Dony Alexander merupakan seorang alumnus Akpol tahun 2000.
Dony ditempatkan di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) usai dirinya lulus.
Setelah 8 tahun mengabdi di Polda NTB, Dony memutuskan untuk kembali mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta Selatan untuk belajar selama 8 bulan pada tahun 2008.
Baca Juga: Teddy Minahasa Klaim Sengaja Dibidik, Ahli Sebut Ada Indikasi Perang Bintang di Tubuh Polri
Dony kembali melanjutkan kariernya di Sumatera Utara. Tak cukup menempuh PTIK, Dony kembali mengambil pendidikan kepolisian di Sespim di Lembang.
Dony merupakan sosok perwira Polri yang cukup kondang di penanganan narkotika. Sebab, ia sempat menjabat Kepala Divisi II Direktorat Narkotika Polres Metro Jaya pada 2016.
Tak cukup di situ, ia juga sempat menjabat Kasat Narkoba Polrestabes Medan.
Pria yang namanya disebut Teddy Minahasa ini juga pernah 'menggebuk' beberapa selebriti ternama yang ketahuan memakai narkoba. Adapun daftar tokoh ternama yang pernah diringkus adalah Dony gegara penggunaan narkoba adalah komika Fico Fachriza dan Tio Pakusadewo.
Kontroversi AKBP Dony Alexander: Menantu Kapolda dan dituding sebagai 'sugar daddy'
Sebelum namanya diseret Teddy Minahasa, Dony sudah lebih dahulu mendulang sederet kontroversi.
Dony tak lain merupakan menantu dari seorang perwira tinggi Polri yang menjabat sebagai Kapolda. Dony juga turut disebut-sebut sebagai sugar daddy dari selebgram dan tiktoker Clara Shinta.
Berita hangat ini sempat beredar di dunia maya melalui cuitan seorang warganet.
“Clara Shinta ini sudah berhubungan dengan boss saya cukup lama. Hubungan gelap (perselingkuhan/simpanan). Sering juga makan malam bersama boss saya,” tulis akun @cre******t pada 24 Oktober 2022.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Teddy Minahasa Klaim Sengaja Dibidik, Ahli Sebut Ada Indikasi Perang Bintang di Tubuh Polri
-
Profil M Idris Sihite, Kabiro Hukum ESDM yang Terlibat Chat Janggal dengan Pimpinan KPK
-
Rekam Jejak Benny Mamoto, Ketua Kompolnas Disentil Teddy Minahasa Soal 'Buy 1 Get 1'
-
Kontroversi Bupati Purwakarta: Segel Tempat Ibadah, Kini Bagi-Bagi Nmax ke 183 Kades
-
Profil Mira Hayati, TikToker yang Heboh Beli Tas Berlapis Emas Seharga Setengah Miliar
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif