Suara.com - Sebentar lagi umat Muslim akan merayakan Hari Idul Fitri. Untuk merayakannya, umat Muslim disunnahkan untuk sholat Idul Fitri. Namun bagaimana jika makmum ketinggalan sholat Idul Fitri 1 rakaat, takbirnya bagaimana? Berikut ini penjelasan Buya Yahya.
Sebelum mengetahui takbirnya bagaimana jika tertinggal 1 rakaat sholat Idul Fitri, mari simak terlebih dulu waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri. Jadi untuk waktu pelaksanaan Sholat Idul Fitri atau 1 Syawal, pemerintah akan menentukannya melalui sidang Isbat yang akan dilakukan pada tanggal 19-20 April 2023.
Setelah tiba waktu sholat Idul Fitri 1 Syawal, umat Muslim pun akan berduyun-duyun ke masjid pada pagi hari untuk menunaikan sholat sholat Idul Fitri secara berjamaah.
Namun yang cukup sering menjadi pertanyaan, bagaimana jika ada makmum ketinggalan sholat Idul Fitri 1 rakaat, takbirnya bagaimana? Nah simak berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dalam kajian yang diunggal melalui kana YouTube Al-Bahjah TV pada 15 Juni 2028.
Perlu diketahui, sholat Idul Fitri ini berjumlah dua rakaat dengan jumlah takbir tiap rakaatnya berbeda-beda. Pada rakaat pertama ada tujuh takbir dan pada rakaat kedua ada 5 takbir.
Dalam kajiannya, Buya Yahya menjelaskan bahwa takbir yang dilafalkan pada sholat Idul Fitri yang dihukumkan wajib yaitu hanya takbir pertama. Untuk selebihnya, hukumnya adalah sunnah.
"Jadi kalau kita membaca takbir dalam sholat hari raya, kok ketinggalan sama imam, takbir yang wajib hanya sekali, selebihnya adalah sunnah", ucap Buya Yahya.
Buya Yahya kembali menjelaskan dengan memberikan perumpamaan. Misalnya ada makmum yang tertinggal takbir sholat Idul Fitri, lalu ketika ia membaca takbir pertama, ternyata imam sholat Ied sudah mulai membaca surah Alfatihah, maka ia tidak diwajibkan untuk mengulang takbir selanjutnya.
Hal tersebut dikarenakan takbir sholat Ied yang wajib dilafalkan yaitu takbir yang pertama, sementara pada takbir-takbir berikutnya hukumnya sunnah. Namun, jika makmum tertinggal jumlah rakaatnya, maka perlu untuk menggantinya.
Baca Juga: 10 Gambar Ucapan Idul Fitri 2023 Download GRATIS di Suara.com, Share Jadi Kartu Lebaran
"Kalau sholat hari Raya Idul Fitri mestinya dua rakaat, tapi kok baru saru rakaat, maka nambah 1 rakaat lagi," terang Buya Yahya
Demikian penjelasan Buya Yahya mengenai bagaimana jika makmum ketinggalan sholat Idul Fitri 1 rakaat, takbirnya bagaimana. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Gara-gara Tuduhan Curi Sawit, Nyawa Satpam Way Kanan Melayang di Tangan Tetangga
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi