Suara.com - Di Hari Raya Idul Fitri, umat Islam disunnahkan untuk mengerjakan sholat Idul Fitri secara berjamaah. Selesai mengerjakan sholat, ada anjuran agar jamaah mendengarkan khutbah Idul Fitri yang akan disampaikan oleh khatib. Berikut contoh naskah kutbah Idul Fitri 1444 H.
Menurut Imam Nawawi ulama fikih dari kalangan Mazhab Syafi’i, hukum mendengarkan kutbah setelah sholat Idul Fitri adalah sunnah. Meskipun jika tinggalkan tidak akan berdosa, alangkah baiknya jika kita mendengarkan kutbah Idul Fitri untuk memperoleh keutamaan serta pahala dari Allah SWT.
Inilah contoh naskah kutbah Idul Fitri 1444 H yang dikutip dari laman NU Online. Teks ini bisa dijadikan referensi kutbah yang disampaikan setelah sholat Idul Fitri.
Contoh Naskah Kutbah Idul Fitri 1444 H
Allahu Akbar 3 x, walillahil hamd,
Alhamdulillahil ladzii an’amanaa bini’matil iimaan wal islaam. Wanushalli wanusallimu ‘alaa khairil anaam, sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wasohbihi aj-ma’iin, amma ba’du.
Jamaah muslim yang dirahmati Allah SWT. Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kita nikmat iman Islam serta nikmat sehat sehingga kita semua dapat berjumpa dengan hari nan suci ini lagi.
Tak lupa, sholawat serta salam marilah kita panjatkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW serta sabahat dan keluarganya. Semoga kelak kita mendapatkan syafaat dan pertolongannya.
Jamaah sholat Idul Fitri yang dimuliakan Allah swt,
Baca Juga: Jelang Idul Fitri 2023, Pemudik Mulai Berdatangan di Terminal Guntur Garut
Hari ini adalah hari yang sangat mulia. Puncak dari puasa yang dijalankan selama sebulan penuh di bulan Ramadhan adalah Idul Fitri atau hari raya Lebaran. Seluruh umat Islam wajib merayakan hari ini.
Saking wajibnya perayaan hari ini, kita dilarang berpuasa. Kita jugabsebelumnya diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah yang akan diberikan kepada orang-orang fakir miskin di sekitar kita. Tidak lain agar mereka juga merasakan berkah hari raya Idul Fitri sehingha bisa menikmatinya.
Selain itu, kita juga dianjurkan untuk mengumandangkan takbir du malam Idul Fitri hingga sholat Ied berlangsung. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah swt dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 185 berikut.
"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.”
Jamaah yang dirahmati Allah swt,
Mengumandangkan takbir dengan lantang, juga harus diiringi dengan wujud penghambaan, bahwa Allah adalah Mahabesar, kita ssmua kecil sekecil-kecilnya dan serdil sekerdil-kerdilnya makhluk. Dalam arti lain, kita merupakan makhluk yang serba terbatas karena saking kecilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI
-
CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
-
Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan
-
DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan
-
Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia
-
Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan
-
Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus