Suara.com - Beredar kabar bahwa Presiden Israel Isaac Herzog memberikan ancaman kepada Indonesia jika terus mencampuri urusan. Ancaman dalam kabar itu adalah Indonesia akan bernasib sama seperti Palestina jika tidak berhenti mencampuri urusan.
Kabar itu menjadi viral setelah dibagikan oleh sebuah akun TikTok melalui sebuah video. Dalam video yang sudah disaksikan 5,5 juta kali itu, tampak judul video dengan narasi seolah-olah Presiden Israel mengancam Indonesia bakal bernasib sama seperti Palestina.
Selain itu, terlihat pula gambar saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan jabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.
Adapun narasi yang dibagikan adalah sebagai berikut:
“Presiden Israel: Bila Terus Ikut Campur, Kami Berjanji Akan Buat Indonesia Seperti Palestina”
Lantas benarkah narasi seputar ancaman Presiden Israel tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, kabar Indonesia diancam oleh Israel bakal bernasib sama seperti Palestina jika terus ikut campur adalah tidak benar.
Faktanya, isi video sama sekali tidak memberikan bukti valid maupun informasi yang kredibel terkait adanya ancaman Presiden Israel untuk Indonesia.
Baca Juga: Israel Hendak Meyahudikan Yerusalem Timur, Menghapus Identitas Arab dan Muslim
Gambar dalam video itu sendiri juga bukan Presiden Israel, melainkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Foto itu diambil saat PM Israel Benjamin Netanyahu menemui Presiden AS Joe Biden pada 20 Maret 2023.
Dalam pertemuan itu, Presiden Biden mengungkapkan rasa prihatinnya atas rencana perombakan sistem peradilan negara yang telah memicu protes luas di seluruh Israel. Joe Biden juga turut mendorong Israel untuk kompromi.
Melansir dari kominfo.go.id, informasi keliru serupa juga ternyata pernah muncul pada tahun 2017. Kala itu, sebuah tangkapan layar artikel dari Tirastime beredar dengan judul yang telah dimanipulasi.
Hasil cek fakta saat itu menyimpulkan tidak ditemukan informasi dari otoritas resmi maupun pemberitaan media arus utama, yang menyebut adanya ancaman dari Rivlin bahwa nasib Indonesia akan seperti Palestina jika tak berhenti ikut campur.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi Presiden Israel mengancam Indonesia akan bernasib seperti Israel jika tidak berhenti untuk ikut campur adalah hoaks.
Kabar tersebut masuk ke dalam kategori misleading content, atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Israel Hendak Meyahudikan Yerusalem Timur, Menghapus Identitas Arab dan Muslim
-
CEK FAKTA: Tak Pandang Bulu Mahfud MD Tangkap Firli Bahuri Karena Kasus Ini, Benarkah?
-
Cek Fakta: Bebas dari Sukamiskin, Anas Urbaningrum Kembali Dijatuhi Hukuman 15 Tahun Penjara, Benarkah?
-
Lewat Fill My Soul, The Nameks Suguhkan Reggae Motown 1970-an
-
Eksistensi Brand Lokal, Kolaborasi WMI dan Nada Puspita Buka Gerai ke-9 di Summarecon Bekasi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung