Suara.com - Momen libur lebaran ini dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke tempat wisata, salah satunya ke kawasan Puncak. Terpantau kendaraan memenuhi Tol Jagorawi menuju arah Puncak.
Bahkan, saking padatnya pengelola Jalan Tol Jagorawi Jasa Marga melakukan contraflow untuk memecah kepadatan.
"Imbas peningkatan volume lalu lintas yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi menuju Puncak, atas diskresi dari pihak Kepolisian," ujar Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Panji Satriyan dalam keterangannya, yang dikutip, Senin (24/4/2023).
Adapun, contraflow itu berlaku pada KM 44+500 s.d. Km 46+500 mulai pukul 06.40 WIB.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan.
Berita Terkait
-
Bikin Betah Deh! Inilah 4 Tempat Wisata Hits dan Terbaru di Bandung yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Isi Libur Lebaran, Ini 5 Tempat Wisata Murah di Sukoharjo yang Instagramable
-
Libur Lebaran! Jumlah Wisatawan ke Kota Batu Melonjak Tajam, Okupansi Hotel Naik 90 Persen
-
Puncak Arus Balik Diprediksi Tanggal 24-25 April, Jokowi Imbau Hal Berikut: Berlaku untuk ASN, TNI, Polri, BUMN dan Pegawai Swasta Kategori Ini
-
Ratusan Wisatawan Pantai Camplong Madura 'Ajak' Motor Mereka Healing, dalam Rangka Libur Lebaran 2023? Warganet: Agak Laen Emang
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara