Suara.com - Belakangan nama Dokter Wayan menjadi sorotan setelah rumah mewah penuh sampahnya yang ada di Karawang, Jawa Barat viral di media sosial. Meski rumah besarnya itu penuh sampah bahkan menjadi sarang ular, dokter pemilik nama lengkap I Wayan Tirta itu masih menerima pasien dan melakukan praktik.
Banyak warga berdatangan untuk memeriksakan diri ke dokter Wayan karena dinilai manjur. Tak cuma itu, dokter berusia 58 tahun itu juga dinilai tidak pernah mematok harga kepada setiap pasien yang berobat ke tempatnya.
Simak fakta dokter Wayan yang tinggal di rumah terbengkalai dan jadi sarang ular tapi masih melayani pasien berikut ini.
Viral di TikTok
Cerita viral dokter Wayan yang tinggal di rumah penuh sampah dan jadi sarang ular itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @iiaarsss. Dia menyebut dokter Wayan adalah teman ayahnya. Dia dan sang ayah mengatakan sering datang ke rumah dokter Wayan untuk mengantar makanan dan minuman.
Dari video akun @iiaarsss, terlihat beberapa ruangan dipenuhi sampah seperti kardus dan buku catatan medis serta timbangan yang sudah berdebu. Dokter Wayan bahkan mengaku sering melihat ular berlalu-lalang di dalam rumahnya.
Alasan dokter Wayan biarkan rumahnya terbengkalai
Dokter Wayan sempat mengungkap alasan membiarkan rumahnya terbengkalai pada seorang sahabat bernama Kade yang telah dikenalnya sejak tahun 1996. Kade mengaku bahwa dia pernah menegur dokter Wayan tentang kondisi rumahnya itu.
Sebagai sahabat sang dokter, Kade mengaku prihatin melihat kondisi rumah tersebut. Ia bahkan beberapa kali ingin membersihkannya. Namun sang dokter memberikan jawaban yang membuat Kade heran.
Contohnya saat ada burung-burung yang masuk ke dalam rumah dokter Wayan dan mengotorinya. Kade pun menyarankan sang dokter untuk membunuh burung itu.
Namun dokter Wayan dengan bijak mengatakan bahwa burung itu butuh hidup, sehingga ia membiarkannya di dalam rumah. Jawaban itu, diakui Kade, sulit diterima secara logis olehnya.
Bukan hanya tentang kondisi rumah yang kotor dan mengundang burung masuk, dokter Wayan juga melarang ada orang yang menebang tanaman serta pohon besar di rumahnya. Begitu juga dengan buah mangga di pohon milik dokter Wayan yang dilarang diambil warga sekitar.
Menurut Kade, alasannya justru menunjukkan bahwa dokter Wayan bukanlah sosok pelit. Meskipun hal itu masih belum bisa diterima oleh akal sehat Kade. Menurut cerita tetangga, alasan dokter Wayan tak memperbolehkan buah mangganya diambil yakni untuk memberi makan kelelawar.
Sosok dokter Wayan
Kade juga mengungkap sifat dokter Wayan yang dikenalnya. Disebutkan bahwa dokter Wayan adalah sosok yang cenderung pemalu, suka menyendiri dan enggan dibantu yang menjadi penyebab rumahnya terbengkalai.
Berita Terkait
-
Viral Dokter Wayan Hidup Sebatang Kara di Rumah Mewah Terbengkalai Dipenuhi Sampah, Seperti Tiko dan Bu Eny
-
Siapa Dokter Wayan yang Viral di TikTok? Tinggal di Rumah Mewah Penuh Sampah dan Sarang Ular
-
BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Menerjang Wilayah Jabar
-
Viral Sosok Dokter Wayan, Beri Bantuan Pengobatan di Rumah Mewah tak Terurus? Sampai Punya Tunggakkan Cicilan Mobil Rp57 Juta
-
Viral Dokter Wayan Hidup Sebatang Kara, Rumah Besarnya Penuh Sampah Bak 'Kapal Pecah'
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?