Suara.com - Aksi seorang anggota ormas bernama Rudi Boy viral di media sosial. Pasalnya, pria asal Kabupaten Bogor itu melakukan pemalakan kepada sopir truk yang melewati lokasi tempat ia nongkrong.
Peristiwa pemalakan tersebut berhasil tertangkap kamera berkat kesigapan sopir truk. Korban langsung yang mengambil video dan merekam aksi pemalakan itu untuk digunakan sebagai bukti.
Akibatnya, Rudi pun langsung dibekuk oleh pihak Polres Bogor pada Kamis, (18/5/2023) kemarin. Sosoknya sendiri terlihat dalam video tengah memakai seragam ormas loreng oranye dan hitam, sehingga diduga anggota Pemuda Pancasila.
Simak inilah 5 fakta sosok Rudy Boy selengkapnya.
Anggap sopir truk lewati daerah kekuasannya
Aksi Rudi begitu arogan saat menghentikan truk. Ia bahkan menyebut sopir truk itu sudah melewati daerah kekuasaannya. Sang sopir truk sendiri mengatakan kepada Rudi bahwa ia hanya lewat seperti biasa, tanpa maksud mengganggu.
Namun, Rudi dengan nada tinggi tidak menerima jawaban sopir tersebut. Ia malah meminta uang Rp10.000 sebagai uang tebusan jika sopir truk itu masih mau melewati daerahnya.
Sempat dilerai warga
Terjadilah debat antara Rudi dan sopir truk. Ini setelah Rudy ngotot meminta uang kepada sang sopir, tetapi sang sopir truk juga ngotot ogah memberikan uang.
Baca Juga: Prabowo Sebut Banyak Ormas Anggotanya Sedikit, Kegiatan Tidak Ada, Tapi Rajin Kirim Proposal
Melihat keributan itu, seorang warga langsung menghampiri Rudi dan sang sopir dengan maksud melerai pertikaian. Tetapi walau sudah dilerai, Rudi tampak kesal dan masih menunjuk-nunjuk sang supir.
Diduga pakai baju ormas Pemuda Pancasila
Perhatian publik bukan hanya soal aksi pemalakan yang dilakukan Rudi, namun juga soal baju berlogo Pemuda Pancasila (PP) yang digunakan Rudi saat memalak.
Rudi pun diduga merupakan anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Cianjur. Aksinya bahkan membuat nama ormas Pemuda Pancasila sampai menjadi bulan-bulanan warganet di media sosial.
Ditangkap dan ngaku baru pertama kali memalak
Viralnya aksi pemalakan itu membuat Polres Bogor bergerak. Kepolisian langsung memburu Rudi pada Kamis (18/5/2023). setelah sempat kabur dari rumahnya di Rancabungur, Bogor.
Berita Terkait
-
Prabowo Sebut Banyak Ormas Anggotanya Sedikit, Kegiatan Tidak Ada, Tapi Rajin Kirim Proposal
-
Pemuda Pancasila Angkat Bicara soal Viral Pria Berseragam Ormas Palak Sopir di Bogor
-
Buntut Palak Pakai Seragam Pemuda Pancasila, Pemalak Ini Akhirnya Ditangkap
-
Pria Berseragam Ormas yang Viral Palak Sopir di Bogor Ditangkap
-
Ormas PP Yang Palak Sopir Truk di Bogor Ditangkap
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap
-
Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi