LINIMASA - Polsek Rancabungur Resor Bogor berhasil menangkap seorang lelaki yang mengenakan seragam ormas Pemuda Pancasila (PP) bernama Rudi Boy.
Aksi pemalakan yang dilakukan oleh Rudi Boy viral setelah terjadi di Jalan Letkol Atang Sendjaja beberapa waktu lalu.
Iptu Hartanto Rahim, Kapolsek Rancabungur, mengungkapkan bahwa pelaku telah ditangkap dan dibawa ke Mapolres Bogor untuk penyelidikan lebih lanjut.
Proses penangkapan berlangsung tidak jauh dari daerah Lanud Atang Sendjaja, tempat terjadinya aksi pemalakan yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Sebelumnya dilaporkan bahwa seorang lelaki yang diduga anggota Pemuda Pancasila (PP) melakukan pemalakan terhadap seorang supir truk di Jalan Raya Letkol Atang Sendjaja, Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada Selasa (16/5).
Video aksi pemalakan tersebut menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, seorang lelaki mengendarai sepeda motor dan mengenakan seragam oranye dengan pola loreng terlihat memaksa supir truk memberikan uang sebesar Rp10 ribu.
Menurut pelaku, uang tersebut merupakan aturan yang baru ia buat sendiri, sehingga setiap truk yang melintas di wilayah yang ia klaim harus membayar setoran tersebut.
Setelah video aksi pemalakan viral, Polsek Rancabungur Resor Bogor segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
Baca Juga: Tokoh Banten Yakin Ganjar Pranowo Menang di Tanah Jawara
Kapolsek Rancabungur, Iptu Hartanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah memeriksa beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian.
"Dari keterangan yang kami peroleh dari Ketua PAC Pemuda Pancasila, pelaku tidak terdaftar sebagai anggota Pemuda Pancasila PAC Rancabungur," ujar Hartanto pada Rabu (17/5).
Meskipun demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang diduga telah melarikan diri dari kediamannya di Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
"Kami masih dalam upaya pencarian. Pelaku dikabarkan telah melarikan diri dari kediamannya di Desa Bantarjaya," tambah Hartanto.
Kasus ini terus diusut oleh pihak kepolisian untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
Rano Karno Ungkap Strategi Jitu Selamatkan Rp15 Triliun PAD Jakarta Lewat Geliat Budaya
-
Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?
-
25 Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Menyentuh Hati untuk Orang Tua dan Mertua
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Jalintim Jambi-Palembang Lumpuh! Truk Sudah Ditahan, Macet di Muba Tak Kunjung Usai
-
Kawasaki KLE 500, Moge Adventure Murah Siap Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir
-
Lebih Awal Lebih Tenang: Hindari Puncak Mudik, Puluhan Ribu Perantau Serbu Terminal Guntur Garut
-
Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik
-
33 Kode Redeem FC Mobile 17 Maret 2026: Event Ramadan Beri Kartu Bintang OVR 117 Cuma-Cuma
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV