Suara.com - Hari raya Waisak bagi umat Budha akan diperingati pada Minggu, 4 Juni 2023. Lalu apakah Waisak 2023 ada cuti bersama atau tidak?
Berdasarkan SKB 3 Menteri terbaru yang ditandatangai pada tanggal 29 Maret 2023 ditetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun ini. Termasuk jadwal hari libur untuk Waisak 2023.
Melalui SKB 3 Menteri ini, pemerintah menetapkan libur nasional Hari Raya Waisak 2567 BE jatuh pada tanggal 4 Juni 2023. Sementara untuk cuti bersama Waisak 2023 pada Jumat, 2 Juni 2023. Dengan demikian, karyawan bisa memanfaatkan libur Waisak 2023 sejak Jumat hingga Minggu.
Destinasi Wisata Waisak
Bagi anda yang sudah tidak sabar menunggu liburan Waisak maka destinasi wisata yang bisa dipilih adalah Festival Lampion Waisak 2023 di Candi Borobudur yang akan berlangsung pada 4 Juni 2023.
Festival Lampion sendiri akan diadakan sebagai puncak rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2023, di Candi Borobudur. Pihak pengelola objek wisata ini mengadakan kegiatan pelepasan lampion Waisak 2023 yang dapat diikuti oleh masyarakat umum. Untuk menikmati Festival Lampion ini setiap orang mesti merogoh kocek Rp500.000 untuk membeli satu tiket.
Syarat dan Ketentuan Festival Lampion Waisak 2023
Pihak pengelola, melaluk akun Instagram resminya pada @borobudurpark, menyampaikan unggahan terkait paket tiket yang ditawarkan serta syarat dan ketentuan yang diberlakukan. Berikut syarat dan ketentuan untuk menikmati Festival Lampion Waisak 2023.
1. Tiket berlaku untuk sesi ke-2 Lampion Wish, yakni pada pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB
Baca Juga: Festival Lampion Borobudur 2023 Tanggal Berapa? Cek Jadwal dan Harga Tiketnya
2. Penukaran tiket dilakukan di depan pintu masuk Main Gate Taman Wisata Candi Borobudur, tanggal 4 Juni 2023 mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB
3. Akan dibagikan T-shirt ketika penukaran tiket dilakukan
4. Satu lampion digunakan untuk 4 orang yang turut dalam festival ini
Tiket ini akan termasuk pada akses di Lampion Wish sesi ke-2, T-shirt merchandise, dan tiket masuk Borobudur Park. Jadi anda akan menghemat banyak pengeluaran saat turut serta dalam festival ini.
Dengan hashtag #WaisakdiBorobudur event ini diharapkan dapat membuat perayaan Waisak menjadi lebih meriah, karena akan diterbangkan sejumlah besar lampion dari titik perayaannya. Tentu saja, Anda bisa mulai memesan tiket festival ini melalui kontak yang dicantumkan.
Kontak yang Dapat Dihubungi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO