Suara.com - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekda Jatim) Adhy Karyono rampung menjalani klarifikasi soal LHKPN (Laporan Kekayan Harta Penyelenggara Negara) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/5/2023).
Seusai menjalani klarifikasi Adhy mengklaim tidak pernah menutupi harta harta kekayaannya kepada KPK.
"Saya buka semuanya ya, enggak ada yang saya tutup-tutupi," katanya.
Dia menyebut sudah menjelaskan seluruh aset yang dimilikinya kepada KPK. Dia mengaku tidak akan dipanggil oleh KPK.
"Insya Allah enggak (dipanggil lagi). Saya sudah jelaskan semuanya, clear. Insya Allah clear," ujarnya.
Adhy akhirnya memenuhi panggilan KPK, setelah sebelumnya meminta pemeriksaannya ditunda. Belum diketahui alasan pasti KPK memaggil dirinya untuk diklarifikasi soal kekayaannya.
Bersamaan dengan Adhy, KPK juga melakukan klarifikasi kepada pejabat daerah, Kadinkes Lampung Reihan dan Sekretaris Daerah Provinsi Riau S F Hariyanto.
Berbeda dengan Adhy, keduanya dipanggil untuk keduanya kalinya. Reihana dipanggil untuk keduanya kalinya pada Senin 8 Mei 2023, sedangkan Hariyanto pada Kamis 6 April 2023. Keduanya harus berususan dengan KPK, karena gaya hidup mewah mereka yang disorot publik di media sosial.
Baca Juga: Kadinkes Lampung Reihana Bantah Tak Laporkan Lima Rekening Bank ke KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti