Suara.com - Kurban merupakan salah satu ibadah yang bisa dilakukan umat muslim pada hari Idul Adha. Sebelum berkurban, dianjurkan untuk membaca niatnya terlebih dahulu. Adapun bacaan niat berkurban yakni sebagai berikut.
Diketahui, kata kurban diambil dari kata qarraba-qurbaanan yang memiliki arti mendekatkan. Sedangkan menurut istilah, kurban merupakan menyembelih hewan ternak yang diniatkan beribadah kepada Allah SWT.
Ibadah kurban ini hukumnya adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang dianjurkan. Akan tetapi, para ulama sepakat bahwa hukum kurban jadi wajib bagi orang-orang yang mampu.
Adapun anjuran berkurban bagi umat Muslim tertuang dalam ayat 1-2 surah surat Al Kautsar yang bunyi ayatnya sebagai berikut.
Artinya: "Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS. Al Kautsar: 1-2).
Ketentuan Hewan Kurban
Saat akan melaksanakan kurban, ada beberapa syarat sah hewan kurban yang perlu diketahui. Adapun beberapa syaratnya yaitu tidak cacat, seperti pincang, buta, sakit, sangat kurus, putus ekor atau telinganya, dan terlalu tua.
Ini tercantum dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi. Adapun bunyi hadisnya sebagai berikut.
Dari Barra' bin 'Azib, Rasulullah SAW berkata: "Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan kurban: buta matanya, sakit, pincang, kurus yang tidak berlemak lagi." (HR. Ahmad dan Tirmidzi).
Penting untuk diketahui juga bahwa saat akan melaksanakan kurban dianjurkan untuk membaca niatnya terlebih dulu. Lantas, apa bacaan niat berkurban? Berikut ini informasinya yang dilansir dari berbagai sumber.
Baca Juga: 2 Resep Olahan Daging Kurban Idul Adha 2023 yang Menggoyang Lidah
Bacaan Niat Kurban
Nawaitu al-udhiyata bi syaatin lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat berkurban untuk diri sendiri karena Allah ta'ala."
Selain membaca niatnya, ada juga bacaan doa yang harus dipanjatkan saat berkurban. Nah berikut ini bacaan doa berkurban sebagaimana dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut ini.
Bismillah, Allahumma taqobbal min Muhammad wa aali Muhammad, wa min ummati Muhammad
Artinya: "Dengan nama Allah Ya Allah, terimalah dari Muhammad dan dari keluarga Muhammad dan dari umat Muhammad."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan