Suara.com - Setiap umat muslim berusaha melaksanakan kurban sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. Kurban dilaksanakan setahun sekali di hari Idul Adha untuk kemudian dagingnya dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Lalu bagaimana cara memilih hewan kurban?
Untuk itu, cara memilih hewan kurban yang baik dan halal sangat penting. Pasalnya, daging kurban ini akan diberikan kepada orang lain, yang berarti pula berilah pemberian yang paling baik dari diri kita.
Banyak hal harus dipertimbangkan dalam pemilihan hewan kurban yang baik dan halal, tidak peduli apakah itu sapi, unta, atau kambing dan domba. Melansir berbagai sumber, salah satu patokan hewan kurban yang baik dilihat dari segi kesehatannya.
Menjadi syarat yang mutlak hewan kurban yang dipilih harus dalam keadaan sehat. Untuk menilainya, bisa dilihat dari matanya yang tidak buta, hidung yang bersih, serta secara fisik tidak kurus, lincah, dan memiliki nafsu makan yang baik.
Cara lainnya untuk menghadirkan hewan kurban yang baik dan halal adalah menghindari menyalurkan hewan yang cacat seperti pincang, daun telinga tidak utuh, dan buah zakar dalam kondisi baik.
Lalu, syarat terakhir yang juga harus dipenuhi oleh hewan kurban adalah cukup umur. Untuk kambing dan domba minimal berusia satu tahun sementara sapi dan kerbau di usia dua tahun yang ditandai dengan tanggalnya gigi.
Berkurban Hanya dengan Menyalurkan Uang
Tak semua orang yang berkurban bisa melihat langsung bentuk hewan yang akan dikurbankan. Sejauh ini banyak masjid atau lembaga keagamaan yang menyalurkan kurban sehingga pekurban hanya cukup membayar sejumlah dana sesuai harga hewan kurban. Hal ini juga berlaku bagi kurban online yang belakangan mulai marak.
Menanggapi hal ini, dikutip dari kanal YouTube Dompet Dhuafa TV, Habib Husein Ja'far Al Hadar menjelaskan ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk berkurban hanya dengan menyalurkan uang atau kurban online.
Baca Juga: Kapan Puasa Arafah 2023? Ini Jadwal Berpuasa Sebelum Idul Adha
Syarat utama penyaluran uang kurban adalah dengan memberikannya kepada orang atau lembaga yang telah dipercaya, yakni yang benar-benar mengerti syarat dan rukun kurban. Kemudian pastikan lembaga tersebut jelas dan transparan. Pastikan pula dalam proses tersebut, penyembelihan dilakukan atas nama orang yang berkurban.
Dalam sebuah Hadis yang diriwayatkan Al Hakim, Nabi Muhammad memang pernah menyuruh Fatimah untuk menyaksikan penyembelihan.
“Ya Fatimah, datanglah ke (tempat penyembelihan) hewan kurbanmu dan saksikanlah (saat penyembelihannya), sesungguhnya bagimu dari awal tetes darah hewan kurbanmu berupa ampunan dosa yang telah lalu. Lalu Fatimah bertanya: ‘Ya Rasulullah, apakah ini khusus untuk kelurga kita atau untuk kita dan keseluruhan umat Muslim?' Kemudian Nabi Saw menjawab: ‘Tidak, bahkan ini berlaku untuk kita dan keseluruhan umat Muslim. Lalu beliau diam.”
Dengan demikian, maka hukum menyaksikan langsung penyembelihan kurban adalah sunnah. Namun, meski tidak mendapatkan sunnah tersebut, ada keutamaan syiar yang lebih besar dalam melaksanakan kurban
Itulah penjelasan mengenai cara memilih hewan kurban yang baik dan halal.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kapan Puasa Arafah 2023? Ini Jadwal Berpuasa Sebelum Idul Adha
-
Libur Idul Adha 2023 Berapa Hari? Cek Dulu Ada Long Weekend atau Hari 'Kejepit'
-
Sederet Amalan Selama Puasa Sebelum Idul Adha 2023, Amalkan Agar Mendapat Berkah
-
Bolehkah Panitia Qurban Mendapat Jatah Daging Kurban Idul Adha? Ini Kata Ustaz Abdul Somad
-
Apakah 30 Juni 2023 Libur Cuti Bersama Idul Adha? Ini Aturan Resmi Pemerintah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik
-
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri
-
Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol
-
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kabais TNI
-
Isu Persija vs Persib Tergusur Acara GRIB Jaya, Pramono: Saya Tidak Mau Berspekulasi
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi