Suara.com - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, mengevakuasi pasien obesitas bernama Sumarlan (60) di Jalan Sukajo Wiryopranoto, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2023).
Evakuasi Sumarlan yang memiliki bobot 200 kilogram tersebut berjalan dramatis. Sebab, petugas harus berjibaku menurunkan Sumarlan menggunakan tandu plastik dari lantai dua rumah tersebut.
Perwira piket Sudin PKP Jakarta Pusat, Baidillah Efendi mengatakan, saat mengevakuasi Sumarlan, pihaknya menerjunkan 9 personel.
“Butuh waktu sekitar 1 jam untuk mengevakuasi korban,” kata Baidillah, saat dikonfirmasi Jumat (30/6/2023).
Namun atas permintaan keluarga, Sumarlan tidak dilarikan ke rumah sakit. Melainkan ke kampung halamannya yang berada Desa Ngerandu, Kecamatan Geyer Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah.
“Sudah dibawa ke kampung halaman di Jawa Tengah,” ucapnya.
Sumarlan sendiri diketahui bekerja sebagai pegawai konveksi. Sumarlan terpaksa dievakuasi melalui bantuan petugas karena sudah tidak mampu berdiri sendiri.
Berita Terkait
-
Lemak Berkurang 35 Kg, Saykoji Ungkap Olahraga untuk Atasi Obesitas: Ini 4 Rekomendasinya!
-
5 Fakta Kesehatan Fajri Pria Obesitas 300 Kg, Meninggal Akibat Komplikasi
-
Pria Obesitas 300 Kg Berpulang ke Rahmatullah, Begini Proses Pemakaman Muhammad Fajri
-
Obesitas Jadi Masalah Kesehatan Serius yang Tidak Disadari : Begini Resikonya
-
Fajri Pria 300 Kg Meninggal Dunia, Waspadai 6 Bahaya Obesitas yang Bisa Meningkatkan Risiko Kematian
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate