Petugas dari Poskeswan di 12 Kapanewon Kulon Progo dikerahkan untuk memeriksa kondisi seluruh hewan seperti sapi, kambing, hingga domba yang rentan terinfeksi antraks. Lalu, dikatakan Kepala DPP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo, akan ada pula penyuluhan bagi para peternak.
Diantaranya informasi soal tanda-tanda awal antraks pada hewan ternak hingga langkah-langkah pencegahan yang wajib diambil. Tak ketinggalan tentang vaksinasi yang sesuai serta prosedur sanitasi agar terhindar dari penyebaran penyakit ini.
6. Lima Hewan Terjangkit Antraks dan Lalu Lintas Ternak Dibatasi
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul menemukan lima ekor hewan ternak yang terinfeksi antraks. Penyakit ini dialami hewan-hewan itu sejak dari November 2022 hingga menjelang Hari Raya Idul Adha 2023.
Lima hewan itu memiliki gejala mati mendadak, namun malah disembelih hingga dikonsumsi oleh warga. Atas temuan kematian ternak, DPKH melakukan isolasi terbatas terhadap lalu lintas ternak di Kecamatan Kapanewon Semanu sebagai langkah mencegah penyebaran antraks.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Beda Data Korban Meninggal Akibat Antraks dengan Kemenkes, Ini Klarifikasi Dinkes Gunungkidul
-
Warga di Gunungkidul Meninggal Karena Konsumsi Daging Sapi Terjangkit Antraks, Apa Itu?
-
Awas! Ini Penyebab Bahaya Konsumsi Daging Hewan Mati
-
Resep Oseng Mercon Daging Sapi Enak, Segar, Dijamin Menggugah Selera Kamu
-
Berseteru dengan Pak RT Karena Sapi Kurban, Dewi Perssik Ingin Bagikan Daging Sembelihannya Bersama 'Sahabat Ganjar'?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim