Indotnesia - Ada 85 warga Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta positif antraks. Mereka terinfeksi usai mengkonsumsi daging sapi bangkai.
Melansir akun Instagram @beritadiy, ternyata para warga di Gunungkidul bersama-sama menyembelih dan memakan daging sapi bangkai yang terjangkit antraks. Atas kejadian tersebut, 85 orang terinfeksi, 18 orang bergejala, sementara 1 orang meninggal dunia.
Antraks adalah penyanyi bakterial yang bersifat menular yang dapat menjangkit hewan dan manusia.
Penyakit ini merupakan zoonosis yang bisa tertular dari hewan ke manusia.
Mengkonsumsi daging dari hewan yang telah mati alias bangkai memang tidak dianjurkan. Pasalnya, hewan yang sudah mati akan kehilangan antibodi dan menyebabkan munculnya sejumlah bakteri.
Melansir laman News24, ada sejumlah bahaya mengkonsumsi daging bangkai.
Matinya seekor hewan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Bisa jadi itu mati karena digigit ular berbisa, mengkonsumsi makanan beracun, atau terkontaminasi zat berbahaya.
Karena itu, sangat tidak disarankan mengkonsumsi daging hari hewan yang tidak diketahui asalnya atau penyebab kematiannya karena dapat membuat keracunan hinggal meninggal dunia.
Baca Juga: Jangan Sampai Salah, Begini Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas
Penyakit
Hewan yang mati dapat membawa penyakit yang ditularkan jika manusia mengkonsumsi dagingnya. Di antara penyakit yang dapat tertular yaitu, rabies dan penyakit sapi gila.
Amunisi timah
Hewan yang mati karena tertembak dagingnya dapat terkontaminasi amunisi timah. Jika dikonsumsi manusia bisa menyebabkan keracunan.
Bakteri
Ketika seekor hewan mati jaringannya akan membusuk. Hal itu dapat membuat munculnya sejumlah bakteri berbahaya, seperti E.Coli atau Listeriosis dan jika dikonsumsi manusia bisa terinfeksi penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Sinopsis Made in Korea Season 2: Kembalinya Hyun Bin, Jung Woo Sung, dan Woo Do Hwan
-
Menutup Celah Maut: Jembatan Kembar Cangar Segera Dipagari 'Benteng' Baja
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?