Suara.com - Tengah ramai sejumlah jemaah haji yang memborong banyak emas di Tanah Suci. Mereka adalah pengusaha skincare, Mira Hayati dan pengusaha burger, Suanarti Daeng Kanang. Uniknya lagi, dua wanita ini sama-sama berasal dari Makassar.
Mira Hayati sendiri membeli emas hingga 1 kilogram, sedangkan Suanarti sebesar 180 gram. Mereka juga memiliki tujuan masing-masing atas pembelian barang mewah tersebut. Lantas, jika diadu dari segi harga, emas mana yang paling mahal?
Harga Emas Mira Hayati
Mira Hayati membeli emas seberat 1 kilogram yang tujuannya untuk dibagikan kepada anak, orang tua, hingga mertua sebagai oleh-oleh. Adapun emas yang dibelinya itu berupa perhiasan, yakni mulai dari kalung, gelang, sampai cincin.
Ia mengaku membeli emas seharga Rp 1 miliar. Di mana salah satu kalung nilainya 91.500 SR atau sekitar Rp366 juta. Mira mengucap syukur bisa membelinya, apalagi untuk keluarga. Emas ini, katanya, merupakan koleksi baru di Jeddah.
Adapun menurut penelusuran dari laman Saudi Arabia Gold Price, harga emas di Jeddah per 6 Juli 2023 sebesar 241 SAR atau sekitar Rp964 ribu per gram. Nominal ini berlaku bagi emas 24 karat. Sementara yang 18 karat 181,64 SAR atau Rp 726 ribu.
Walau begitu, Mira diduga membeli emas dengan harga jauh lebih mahal di Jeddah. Pasalnya, ia bukan membeli emas batangan, tapi berupa perhiasan. Di mana umumnya harga ditentukan oleh penjual dengan melihat desain dan keestetikannya.
Harga Emas Suanarti
Suanarti mengaku membeli emas dari Arab Saudi dengan harga Rp1,2 juta per gramnya. Ia juga memastikan pembelian perhiasan itu menggunakan mata uang real.
Baca Juga: Jemaah Haji Pamer Emas Saat Pulang Dari Tanah Suci, MUI: Semua Harta dan Kenikmatan Milik Allah
"Saya beli (emas) pakai uang real, pokoknya per gramnya sekitar Rp1,2 juta," kata Suanarti kepada wartawan di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (5/7/2023).
Meski begitu, ia menyebut tak semua emas yang dipakai dibeli dari Arab Saudi. Suanarti mengungkap ada 80 gram emas yang dibawanya sendiri dari Makassar. Sementara emas yang dibeli dari Tanah Suci, sekitar 100 gram. Total yang dipakai mencapai 180 gram.
Suanarti menjelaskan ia sengaja membeli emas dari Arab Saudi semata-mata untuk memenuhi nazarnya. Pasalnya sebelum naik haji, ia sudah bermimpi ingin menggunakan emas seperti orang lain. Salah satu tujuannya agar bisa tampil glamor sepulang dari Tanah Suci.
Selain itu, ia juga mengaku mendapatkan kepuasan tersendiri jika membeli emas di Arab Saudi. Apalagi hal itu membuatnya terlihat semakin berkarisma. Suanarti pun meyakini hal ini bisa menyembuhkan dirinya yang sempat menjalani operasi batu empedu.
Namun, flexing-nya tersebut telah berakhir usai fakta tentang emas miliknya itu diungkap oleh Bea Cukai Makassar. Mereka yang memeriksa Suanarti selama 5 jam menyebut bahwa perhiasan ini imitasi. Nilainya pun hanya berkisar Rp900 ribu.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Jemaah Haji Pamer Emas Saat Pulang Dari Tanah Suci, MUI: Semua Harta dan Kenikmatan Milik Allah
-
Viral Jemaah Haji Beli Emas di Tanah Suci Ternyata Palsu
-
Kronologi Suanarti Tenteng Emas 180 Gram dari Tanah Suci: Dipepet Bea Cukai, Eh Malah 'Prank'
-
Cuan Terus, Harga Emas Antam Terus Naik
-
6 Fakta Suanarti: Jemaah Haji Makassar Pamer Emas 180 Gram, Eh Ternyata Imitasi
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku