Suara.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan anak Ketua DPRD Ambon Elly Toisuta, Abdi Toisuta alias AT, kepada pelajar berinisial RRS masih terus diusut.
Di tengah ramainya pemberitaan mengenai kasus penganiayaan tersebut, beredar video ketika AT diteriaki oleh warga setempat usai melakukan penganiayaan kepada RRS.
Dilihat dari unggahan akun Twitter @Heraloebss, RRS tampak duduk terkulai di atas sepeda motor usai dipukul oleh AT. Beberapa warga terlihat mengerubungi pelajar berusia 15 tahun tersebut.
Selain itu, ada beberapa ibu-ibu yang juga berada di lokasi kejadian langsung mendekat ke arah AT. Tampak kaget dan marah, ibu-ibu itu meneriaki pelaku yang berdiri tak jauh dari RRS.
"Woy kenapa dia pingsan ini. Kenapa pukul dia?" teriak salah seorang ibu-ibu dikutip Rabu (2/8/2023).
AT pun balas meneriaki ibu-ibu tersebut. Dengan nada tak kalah ketus, anak Elly Toisuta itu berkata jika dirinya akan bertanggung jawab atas tindakannya kepada RRS.
"Beta tanggung jawab!" ujar AT.
Video ini pun langsung dibanjiri beragam komentar dari para warganet. Banyak warganet yang mengecam aksi AT.
"Masih kecil udah gila hormat. Apa bapaknya juga sama ya. Biasanya kan buah nggak jatuh dari pohonnya. Udah kebayang gimana kelakuan keluarganya," komentar warganet.
Baca Juga: Menengok Kesaksian Ahli Psikiater di Sidang Mario Dandy, Bikin Pihak David Mencak-mencak
"Puki! Gila hormat banget anak dajjal," imbuh warganet.
"Anak anj*ng," timpal warganet lain.
"Orang kay lagunya emang begitu. Kayak duit bapaknya halal aja," komentar warganet lainnya lagi.
Kronologi Penganiayaan RRS
Penganiayaan AT terhadap RRS terjadi di Kawasan Talake, tepatnya asrama polisi Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, pada Minggu (30/7/2023) sekitar pukul 21.00 WIT.
RRS kala itu tengah berboncengan dengan temannya MFS ke rumah saudaranya di kawasan tersebut untuk mengembalikan jaket. Ketika memasuki Gapura Lorong Masjid Talake, keduanya bertemu AT.
Mereka hampir bersenggolan dan membuat pelaku marah hingga mengikuti korban dari belakang. Hingga sampai di dekat rumah saudaranya, AT melakukan pemukulan pada RRS hingga meninggal dunia.
Mendapat bogem mentah dari AT beberapa kali, korban langsung pingsan di tempat. Namun AT auto pergi mengetahui RRS tak sadarkan diri meski sudah diteriaki warga setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat
-
Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya
-
Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas