Suara.com - Kucing memang sering kali dijadikan hewan peliharaan kesayangan keluarga. Pantas saja kehilangan kucing bak kahilangan anggota keluarga.
Menghormati kucing yang meninggal, sebuah perusahaan menawarkan layanan pemakaman kucing yang tak biasa. Perusahaan tersebut bahkan mengklaim akan memekamkan kucing sesuai syariat Islam.
Kendati demikian, warganet dibuat geleng-geleng karena harga yang tak biasa.
Melansir dari laman mStar, perusahaan asal Malaysia itu membandrol pemakaman kucing dengan tiga kelas yang berbeda.
Kelas paling rendah diharhai RM 2100 atau seilai dengan Rp 6,9 juta. Kelas menengah seharga RM 2800 atau senilai Rp 9,3 juta. Sementara kelas paling tinggi dihargai RM 3800 atau senilai dengan Rp 12,6 juta.
Paket pemakanan tersebut sudah termasuk kain kafan, doa bersama, hingga kuburan. Pemakaman dengan harga paling dasar berukuran 60x90 dengan pelayanan penguburan, batu nisan hingga surat kematian.
Sementara paket premium dilengkapi dengan doa bersama, upacara pemakaman, mandi jenazah, botol untuk wol, foto kenangan, patung tanah liat 3D, dan video kenangan untuk pemilik.
Iklan soal penguburan kucing sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Perusahaan yang membuat ini, mohon kembali belajar dan banyak istighar. Kucing bukan lah mahluk Mukallaf yang perlu dimandikan, dikafani, dan tahlil," komentar warganet.
"Katanya yang punya perusahaan bukan orang Islam yah, duh beneran bawa-bawa agama," tulis warganet di kolom komentar.
"Tapi bukan tidak mungkin orang yang minim ilmu bisa terjebak dalam omong kosong ini," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Fakta Unik Pulau Kharg Iran, Target Utama Pengeboman Terdahsyat Militer Amerika Serikat
-
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!