Suara.com - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian di Indonesia perlu mendapat dukungan dan pendampingan agar semakin berkembang dan berdaya saing. Pendampingan dan dukungan bisa dilakukan dengan membekali para pelaku UMKM melalui literasi teknologi digital dan keuangan agar mereka dapat bertahan dan berkembang, terutama di era digital seperti sekarang ini.
Demi mewujudkan hal itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyelenggarakan Pesta Rakyat Simpedes (PRS) 2023 di berbagai kota di Tanah Air. Salah satunya di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada 1-5 Agustus 2023.
Acara yang mengusung tema "Pede Raih Peluang" ini mendapatkan sambutan positif dari para pengunjung dan pelaku UMKM yang aktif berpartisipasi dalam acara ini. Terbukti dari catatan resmi, PRS BRI 2023 yang diselenggarakan di Kota Kendari berhasil menarik kehadiran 6.253 pengunjung dan melibatkan partisipasi aktif dari 50 pelaku UMKM. Keberhasilan itu tentunya merupakan hasil kolaborasi positif antara berbagai pihak yang secara aktif mendukung acara ini.
Diawali dengan Grebeg Pasar
Rangkaian kegiatan PRS 2023 di Kota Kendari diawali dengan grebeg pasar. Kegiatan ini menyasar lima pasar yakni, Pasar Mandonga, Pasar Paddys Mandonga, Pasar Sentral Kota, Pasar Baruga, Pasar Anduonohu dan Pasar Panjang Bonggoeya.
Grebeg Pasar merupakan bentuk dukungan BRI demi mendorong penggunaan uang digital dan menggunakan pembayaran secara chasless. Guna melancarkan program tersebut, mantri BRI (sebutan untuk pegawai BRI yang bertugas di lapangan) pun diterjunkan ke tujuh pasar tersebut.
Pada kegiatan Grebeg Pasar tersebut, mantri BRI menawarkan beragam produk yang bisa dipilih oleh para pedagang. Salah satunya adalah pelayanan pembuatan QRIS (Quick Respons Indonesian Standard). QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia (BI) agar proses transaksi bisa lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya.
Melalui layanan pembuatan QRIS yang dilakukan oleh mantri BRI ini, pedagang di pasar tak perlu repot-repot untuk datang ke kantor BRI. Mereka hanya dilakukan pendataan. Kemudian nantinya mantri BRI sendiri yang mengantarkan QRIS milik pedagang langsung ke toko-toko mereka. Menariknya, layanan pembuatan QRIS ini diberikan secara cuma-cuma alias gratis.
Tidak hanya melayani pembuatan QRIS, mantri BRI yang terjun di Grebeg Pasar juga menawarkan layanan pembukaan rekening baru hingga layanan aktivasi mobile banking milik BRI yaitu BRImo.
Baca Juga: Pesta Rakyat Simpedes 2023 Hadir di Bandung, Bakal Penuh Kemeriahan dan Deretan Artis Papan Atas
Berikutnya, dalam mendukung pengembangan bisnis pelaku UMKM, BRI melaksanakan kelas talkshow interaktif yang membahas tentang bagaimana tips membangun karakter dan mental wirausaha agar sukses dalam berbisnis. Dalam talkshow ini, BRI menghadirkan Sahir, pengusaha muda asal Kendari yang sukses di bidang properti dan skincare.
Hadirkan Artis Ibu Kota dan Lokal
Grebeg Pasar hanya satu dari beragam rangkaian kegiatan menarik yang digelar BRI dalam acara Pesta Rakyat Simpedes 2023 di Kota Kendari. Puncaknya, berlangsung pada Sabtu, 5 Agustus 2023 di Lapangan MTQ Kendari.
Kegiatan yang digelar mulai pukul 07.00-22.00 WITA itu menghadirkan beragam event. Mulai dari pawai seni budaya, bazaar, flash sale, zumba, tebus sembako, donor darah, art installation, mini games berhadiah, dan tentunya panggung hiburan yang diramaikan oleh penyanyi ternama tanah air hingga penyanyi lokal.
PRS Kendari 2023 menyajikan penampilan istimewa dari Fourtwnty, komika Ovil Putra dan penyanyi lokal Saily Music serta BJRB.
Tak hanya itu, PRS Kendari 2023 juga memberikan apresiasi dengan pembagian hadiah istimewa kepada para pelaku UMKM terpilih dalam program Panen Hadiah Simpedes.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyelenggaraan BRI PRS 2023 dapat diakses melalui instagram @bankbri_id atau website https://pestarakyatsimpedes.com/.
Berita Terkait
-
UMKM yang Terjerat Kredit Macet Rp500 Juta di Bank BUMN Bakal Dihapus, Menteri Teten: Regulasi Disiapkan
-
Relawan Sandiuno Gelar Pelatihan Digital Marketing di Bandung, Optimis Buka Lapangan Kerja Lewat UMKM Go Digital
-
Bank Indonesia: 26,7 Juta Merchant Sudah Gunakan QRIS
-
Pertamina Pamerkan Lebih dari 100 Produk UMKM dan Kampanyekan Bangga Produk Lokal
-
Perkuat Program UMK Academy, Pertamina Gandeng Kemendag Fasilitasi UMKM
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer