Suara.com - Kiai Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq menyebut bahwa dirinya pernah menjadi asisten untuk salah satu mantan Presiden Republik Indonesia.
Gus Muwafiq dalam program Kick Andy di Metro TV yang ditayangkan pada Minggu (6/8/2023) itu menyebutkan bahwa dia sempat menjadi asisten 'dunia lain' Presiden Keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Itu asisten dunia lain, ya jadi bukan dunia di permukaan, ya kan dunia kyai kan ada problem yang orang sebut problem invisible hand," ujar Gus Muwafiq.
"Ya itu bagian wiridan bagian zikir, itu aja," imbuhnya.
Gus Muwafiq menyatakan bahwa dirinya dicari oleh Gus Dur dan diminta berangkat ke Malaka. Dia berangkat ke Malaka khususnya Pulau Besar untuk wirid.
"Di Pulau Besar itu ada makam besar seorang wali, namanya Syeikh ismail keturunan keempat Syeikh Abdul Qadir al-Jailani, itu rajanya para wali," ungkap Kyai dari Sleman, Yogyakarta itu.
"Nah ini kan sesuatu yang hari ini sangat rumit dibicarakan, karena ini dalam pahaman positivistik hal sepeti ini kan enggak realis, ya itu makanya hal seperti ini menjadi kalau disampaikan ke ruang publik ada yang happy aja ada yang bilang ngomong apa," imbuhnya.
Gus Muwafiq menyatakan bahwa dirinya dulu kala itu masih menjadi mahasiswa di UIN Sunan Kalijaga Yogayakarta saat dipanggil Gus Dur. Kemudian ada seorang bernama Agus Wiarto yang merupakan kawan karib Gus Dur.
Setelah sempat meragukan pernyataan Agud Wiarto, ternyata memang benar ia dicari Gus Dur. Baru setelah bertemu, akhirnya Gus Muwafiq disuruh berangkat ke Pulau Besar, Malaka, Malaysia untuk wiridan.
Baca Juga: Cak Imin: Kalau Saya Berhasil itu Memang Produk Gus Dur, kalau Gagal Aslinya Memang Begitu
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar