Suara.com - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berharap ada penerbangan langsung melalui Bandara Adi Soemarmo Solo ke sejumlah negara di kawasan ASEAN. Contohnya seperti ke Malaysia.
"Seperti KL (Kuala Lumpur), Singapura," kata Gibran di Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/8/2023).
Permintaan adanya penerbangan langsung tersebut kata Gibran, sudah disampaikannya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno sejak beberapa waktu lalu.
Meski demikian, Gibran menyebut hingga saat ini belum ada kabar selanjutnya.
"Belum ada kabar, belum ada follow up lagi. Ditunggu saja, bersabar dulu," katanya.
Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan ini berharap rute penerbangan tersebut dapat terealisasi tahun ini. Apalagi, menurut dia, Solo sudah mulai ramai acara yang mampu mendatangkan banyak pengunjung.
"Sabtu-Minggu event (acara) nggak berhenti," katanya.
Menurut dia, salah satu acara yang dalam waktu dekat ini diperkirakan mendatangkan banyak orang dari luar kota bahkan luar negeri yakni perhelatan Piala Dunia U-17 2023. Oleh karena itu, ia berharap penerbangan langsung dari dan ke sejumlah negara dapat segera terealisasi.
Selain Kuala Lumpur dan Singapura, ia menilai penerbangan dari dan ke China juga cukup potensial untuk dikembangkan.
Baca Juga: Sandiaga Ogah Ikut Campur Penentuan Capres-Cawapres; Saya Serahkan ke Pimpinan PPP dan Koalisi
"Namun yang ini flight charter, kayak dulu ini mau dihidupkan lagi," katanya.
Berita Terkait
-
Diminta Gibran Maju Sekda Solo, Ini Respon Eks Camat Gajahmungkur Ade Bhakti Ariawan
-
Gelar Rapat Mendadak, PPP Bahas Pernyataan Arsul Sani Terkait Isu Sandiaga Jika Tak Jadi Cawapres
-
Kekhawatiran Sandiaga Gagal Jadi Cawapres Ganjar, Apa Kata Arsul Sani?
-
Isu Kekhawatiran Sandiaga Gagal Jadi Cawapres Ganjar, Arsul Sani PPP: Kami Tak Pernah Berpikir Kegagalan
-
Sandiaga Ogah Ikut Campur Penentuan Capres-Cawapres; Saya Serahkan ke Pimpinan PPP dan Koalisi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan