Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) menangkap seorang kakek berinisial U (72) yang merupakan pelaku pencabulan bocah SD di Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur. Kekinian, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Kita sudah tetapkan status tersangka," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Simarmata kepada wartawan, Sabtu (12/8/2023).
Leonardus belum merinci terkait kasus tersebut. Namun dia menyebut pelaku mengakui telah mengakui perbuatan bejatnya.
"(pelaku) mengakui dan langsung ditahan," ujarnya.
Sebelumnya, beredar viral video yang memperlihatkan aksi kakek-kakek melakukan pelecehan seksual kepada seorang anak SD. Aksi bejat ini dilakukan pelaku di kawasan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur.
Pada video yang beredar itu, pelaku yang sudah berusia renta itu awalnya mengincar korban di sebuah gang. Tampak pelaku yang mengendarai sepeda menghampiri korban.
Korban yang saat itu sedang sindirian dihampiri korban. Tampak pelaku berbincang ke arah korban sambil tangannya memegang arah tubuh korban.
Di video yang pertama ini, aksi si kakek terhenti saat seorang ibu menggunakan sepeda motor melewati gang tersebut. Terlihat dalam video pertama, si kakek pergi tinggalkan korban.
Namun pada video kedua yang viral di laman sosial media, terlihat si kakek pelaku pelecehan seksual itu sedang duduk bersama korban.
Dalam tayangan yang beredar pelaku mengincar anak SD yang tengah duduk sendiri. Si kakek pelaku pelecehan seksual itu mencoba memegangi tubuh anak-anak.
Pelaku terlihat cuek melakukan aksinya di tempat umum. Pelaku juga terus melakukan pelecehan seksual meskipun korban sudah menepis perbuatannya.
Berita Terkait
-
Bejat! 5 Fakta Kakek Perkosa Siswi Kelas 1 SD di Toilet Rumah Ibadah Singkawang, Korban Diberi Rp 2 Ribu dan Diancam
-
Terjadi di Tapteng Sumut! Siswi SMA Jadi Korban Rudapaksa 10 Pemuda, Begini Modusnya
-
Heboh Oknum Anggota Dewan Pendidikan Kalbar Jadi Tersangka Pencabulan, Dewan Usulkan Pemecatan
-
Kapolsek Jatinegara Tutup Usia Usai Salat Zuhur, Kapolda Metro Jaya Bertakziah di RS Polri Kramat Jati
-
Mendadak Roboh usai Salat Berjemaah di Musala, Kapolsek Jatinegara Meninggal Dunia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik
-
BGN Tegaskan Tuduhan Pembagian Dana MBG kepada Presiden adalah Hoaks
-
Saran Connie Bakrie ke Prabowo: Suruh Teddy Libur Dulu, Saatnya Dengar Orang-orang Berpengalaman
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II