Suara.com - Oknum anggota Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) berinisial Praka RM, diduga menjadi dalang penganiayaan seorang pemuda asal Aceh, Imam Masykur (25) hingga tewas.
Penganiayaan itu disebut diawali dengan aksi penculikan yang terjadi pada Sabtu (12/8/2023), di daerah rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Namun korban lalu dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2023).
Hingga kini kasus tersebut sudah ditangani oleh Pomdam Jaya, untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan penganiayaan tersebut.
Ternyata, ini bukan pertama kalinya oknum anggota Paspampres terseret kasus yang menjadikan warga sipil sebagai korbannya.
Apa saja kasus yang pernah dilakukan oknum anggota Paspampres tersebut? Berikut ulasannya.
Rusak koreo supporter Timnas Indonesia
Jelang pertandingan Indonesia kontra Vietnam pada leg pertama semifinal Piala AFF 2022-2023, Jumat (6/1/2023) lalu, supporter Timnas, La Grande Indonesia dibuat kecewa.
Pasalnya, pihak Paspampres diduga merusak kertas koreo serta spanduk milil supporter La Grande Indonesia yang sudah disiapkan di tribun Utara Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Baca Juga: Sebelum Dianiaya Oknum Paspampres hingga Tewas, Imam Masykur Pemuda Aceh Sudah 2 Kali Diamankan
Dalam pernyataan pers resmi yang disampaikan melalui akun Instagram La Grande Indonesia, mereka menyatakan kalau koreografi tersebut telah mereka siapkan dengan matang.
Persiapan itu tak hanya secara teknis, namun juga secara birokrasi dengan pihak-pihak terkait. Bahkan para supporter sudah urunan untuk pembuatan koreo tersebut.
Sementara itu, Danpaspampres Wahyu mengatakan, pihak Paspampres sudah menanyakan pemilik kertas koreo tersebut.
Namun tak ada yang yang mengaku. Danpaspampres juga mengaku sempat menanyakan pada pengelola SUGBK dan PSSI, namun tak ada yang mengetahuinya.
Koreo itu lalu dibongkar karena khawatil alat pengganjalnya yang memakai batu dapat disalahgunakan.
Memukul pengemudi truk warga Solo
Berita Terkait
-
Sebelum Dianiaya Oknum Paspampres hingga Tewas, Imam Masykur Pemuda Aceh Sudah 2 Kali Diamankan
-
Paspampres Praka RM Diduga Aniaya Warga Aceh Hingga Tewas, Ternyata Begini Sosoknya
-
Balihonya Bersama Prabowo Subianto Beredar, Gibran: Belum Izin ke Saya!
-
Mengerikan! Warga Ungkap Detik-detik Oknum Paspampres Culik Pria Aceh di Ciputat: Diseret hingga Dipiting
-
Soal Kepala Daerah PDIP Sudah Kampanye Pilih Ganjar, Bawaslu Tunggu Temuan dan Laporan Masyarakat
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Pimpinan DPR Naik Mobil Komando Temui Massa, Janji Bebaskan 16 Mahasiswa Trisakti dan Bereskan BBM
-
Di Hadapan Mahasiswa, DPR Ungkap Anggaran MBG Bakal Diefisiensikan Rp70 Triliun
-
Mahasiswa Trisakti Beri Peringatan Keras: Jangan Main-Main dengan Isu Perut Rakyat
-
Diangkut Mobil Tahanan ke RS Polri, Roy Suryo Bercelana Pendek, Dokter Tifa Berompi Oranye
-
Tandatangani SKB dengan Menteri PKP, Mendagri Dukung Percepatan Pembangunan 3 Juta Rumah
-
Integrasi Data Kependudukan Perkuat Stabilitas Keamanan di Tengah Volatilitas Global