Suara.com - Dua orang warga terluka akibat terjatuh dari atap rumah saat melakukan pemadaman api di Jalan Sulaiman, Gang Amal 5, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (11/9/2023) sore.
Parda (20), salah seorang warga sekitar mengatakan kedua orang yang terluka akibat terjatuh yakni Leman dan Sepi.
Keduanya terluka dibagian kaki akibat terjatuh saat membantu melakukan pemadaman.
“Tadi bang Sepi, sama bang Leman kakinya luka karena asbes yang diinjek jeblos,” kata Parda di lokasi, Senin.
Parda yang juga ikut membantu proses pemadaman mengatakan kedua korban tersebut tidak mengalami luka yang cukup parah.
Bahkan, saat pemadaman berlangsung rampung, kedua orang yang terluka itu telah kembali ke rumahnya.
“Orangnya sudah pulang. Tadi cuma pakai obat merah,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya kebakaran melahap sebuah rumah di Jalan Sulaiman, Gang Amal 5, Palmerah, Jakarta Barat.
Sebanyak 14 unit mobil personel pemadam kebakaran dengan 56 personel diterjunkan dalam memadamkan api.
Baca Juga: Savana Terbakar Akibat Flare Prewedding, Sampai Kapan Wisata Gunung Bromo Ditutup?
Api dapat dipadamkan dengan cepat tanpa perambatan ke bangunan lain. Diduga api berawal akibat korsleting listrik.
Berita Terkait
-
Sejumlah Rumah di Palmerah Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
-
3 Rumah dan Motor di Cakung Tinggal Kerangka Akibat Kebakaran Diduga Gegara Korsleting Listrik
-
Efek Domino Kebakaran Bromo Akibat Flare Prewedding: 6 Desa Krisis Air Bersih
-
Savana Terbakar Akibat Flare Prewedding, Sampai Kapan Wisata Gunung Bromo Ditutup?
-
Wisata Gunung Bromo Ditutup Total, Netizen Geram: Fotonya Tak Seberapa Rusaknya Gak Kira-Kira
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara