Anggota Polantas terekam kamera ponsel warga berbicara kasar kepada pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. [Bidik layar]
Kendati demikian, si istri pemotor merasa janggal lantaran suaminya diminta menepi padahal tak melakukan pelanggaran lalu-lintas.
Kala detik itu juga, Abdullah mulai emosi dan memaki-maki si pemotor.
"Kurang ajar lu dari tadi," kata Abdullah dalam video tersebut.
Si pemotor menjelaskan bahwa ia terburu-buru untuk mengantarkan pesanan roti ke kantor.
"Iya pak saya anter (pesanan) dulu, entar balik lagi," jawab si pemotor.
Abdullah tak peduli dengan jawaban si pemotor dan sontak memanggilnya dengan hinaan 'monyet'.
"Mana sini patahin entar, monyet lu dari tadi lu," ujar Abdullah dengan suara meninggi.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Maki-maki Pengendara Motor, Oknum Polisi di Cikini Akhirnya Berujung Minta Maaf
Komentar
Berita Terkait
-
Maki-maki Pengendara Motor, Oknum Polisi di Cikini Akhirnya Berujung Minta Maaf
-
Aksi Cerdik Penumpang Motor Hindari Tilang Naik ke Bus, Polisi Dibuat Bingung
-
Daftar Kantor Polisi di Makassar, Lengkap dengan Alamat dan Nomor Telepon
-
ICW Kritik Kapolri Kirim 400 Personel Polisi Tambahan ke Pulau Rempang: Bikin Warga Merasa Terintimidasi
-
Langgar Lalu Lintas, Oknum Polisi yang Maki Pengendara Motor di Cikini Akhirnya Minta Maaf
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa