Suara.com - Nama jurnalis Najwa Shihab ikut terseret pusaran politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Najwa membantah sekaligus menolak menjadi tim sukses dari semua capres yang terlibat di Pilpres 2024.
Mulanya, bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Muhaimin Iskandar mengklaim Najwa Shihab menjadi kandidat tim sukses atau pemenangan Anies-Imin.
Terkait hal itu, Najwa langsung memberikan klarifikasi. Ia membantah pernyataan Cak Imin dan menegaskan jika dirinya tidak bakal terlibat dalam tim sukses kandidat manapun pada Pilpres maupun Pileg 2024. Ia memastikan hanya akan menjadi independen.
"Terkait disebutnya nama saya oleh pihak PKB sebagai salah satu kandidat Tim Pemenangan Nasional pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, saya klarifikasi bahwa saya tidak akan terlibat sebagai bagian tim sukses kandidat dan/atau partai mana pun dalam Pilpres/Pileg 2024," ujar Najwa melalui pernyataan tertulisnya.
"Nanti saya masih akan berposisi seperti sebelumnya yaitu sebagai bagian dari masyarakat sipil yang independen, khususnya komunitas pers, dalam mengawal proses transisi demokratik itu agar berlangsung tidak hanya sekadar baik tapi juga berkualitas," lanjutnya.
Penolakan tegas yang dilontarkan Najwa Shihab terkait menjadi timses Anies-Cak Imin tentu membuatnya disorot. Tak terkecuali soal kekayaannya sebagai salah satu jurnalis senior. Diketahui hartanya ini mencapai puluhan miliar rupiah. Berikut informasi selengkapnya.
Harta Kekayaan Najwa Shihab
Najwa Shihab dikenal sebagai sosok yang kritis dalam membahas beragam isu, termasuk politik dan lingkungan. Di balik namanya yang hingga kini terus meroket, ternyata ia memiliki kekayaan yang cukup fantastis. Ia diketahui memiliki harta mencapai Rp22 miliar.
Kekayaan itu diperoleh dari beberapa pekerjaan yang ia geluti. Salah satunya sebagai jurnalis yang dimulai pada tahun 2001 silam. Awalnya, ia bergabung dengan RCTI, lalu ke Metro TV yang membesarkan namanya selaku presenter dan meraih banyak penghargaan.
Selain itu, Najwa juga kerap melebarkan sayap sebagai pembawa acara berita sampai talkshow. Salah satu program yang dibawakannya, yakni Mata Najwa, bahkan menjadi populer. Di sisi lain, ia rupanya pernah berkarier sebagai aktris dengan bermain dalam beberapa film.
Adapun dua judul film yang ia bintangi, yaitu Serdadu Kumbang (2011) dan Pretty Boys (2019). Meski hanya muncul sebagai cameo atau bukan pemeran utama, namun penampilan Najwa Shihab di layar lebar turut membuat pundi-pundi kekayaannya bertambah.
Sumber kekayaan Najwa Shihab juga berasal dari karier sebagai produser. Ia pernah ikut andil di belakang layar untuk film garapan Starvision Plus berjudul Bidadari-Bidadari Surga. Lalu, harta itu turut diperoleh melalui acara-acara di mana ia menjadi bintang tamu.
Najwa pun sempat menjajal profesi penulis dengan menghasilkan beberapa buku. Karya-karya itu terdiri dari Catatan Najwa dan Catatan Najwa 2 yang terbit pada 2016. Lalu, bersama sang ayah, M. Quraish Shihab, ia menerbitkan buku Shihab & Shihab.
Tak hanya itu, Najwa juga mendirikan perusahaan media sendiri. Bersama rekannya, ia membangun Narasi TV yang menyajikan konten digital menarik. Kontennya ini disiarkan melalui kanal YouTube. Dengan kata lain, ia turut berpenghasilan sebagai konten kreator.
Istri dari Ibrahim Sjarief Assegaf itu diperkirakan menerima penghasilan dari Youtube sekitar Rp500 juta. Sebab, rata-rata jumlah penonton dari kontennya di Narasi TV berkisar di angka 430 ribu Angka ini membuktikan bahwa media miliknya menarik untuk diikuti.
Berita Terkait
-
Tolak Jadi Tim Sukses Anies-Cak Imin, Ini Profil Lengkap Najwa Shihab
-
Tak Bicara Syarat Jadikan AHY Cawapres Prabowo, Demokrat Sadar Diri: Kami Masuk Rumah Orang Sudah Ada Penghuninya
-
Waketum PKB Prediksi Pilpres 2024 Diikuti 2 Poros, Sekjen PPP: Lagi Baca Realita Atau Melamun?
-
Pandangan Ketua KPU Soal Dua Opsi Jadwal Pendaftaran Capres-Cawapres
-
Profil Najwa Shihab, Tolak Jadi Timses Anies-Cak Imin karena Ingin Independen
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX