Akhirnya karena sudah tidak tahan dengan situasi yang menimpanya, serta merasa tidak punya jalan keluar, K memilih mengakhiri hidupnya pada Mei 2023. Mirisnya, teror dari pihak pinjol masih terus berlanjut, bahkan setelah K meninggal dunia.
Situasi teror masih berlanjut itu dikonfirmasi oleh pihak keluarga. Mereka mengaku terus menerima telepon yang isinya meneror untuk membayar utang pasca K tutup usia.
Adapun penelepon tersebut mengaku dari pihak AdaKami. Pihak keluarga pun sudah berusaha berkali-kali menyampaikan bahwa K sudah meninggal.
Namun, pihak debt collector AdaKami menyangkal kabar tersebut, serta tidak mempedulikan catatan kematian K. Kini, kasus pinjol yang diwarnai teror terhadap K itu tengah ditangani pihak kepolisian.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Baca Juga: Viral Jemaah Maulid Nabi Dikasih HP Satu-satu, Warganet Ribut: Share Lokasi
Berita Terkait
-
Viral Jemaah Maulid Nabi Dikasih HP Satu-satu, Warganet Ribut: Share Lokasi
-
Viral Cewek Ini Kegirangan Bertemu Jokowi, Endingnya Malah Terlindas Ban Sepeda
-
Viral Momen Ibu Cegat Jokowi saat Gowes, Ngadu Kaki Terlindas Paspampres
-
Masih Ingat Siswi SD Viral yang Nempel ke Mahasiswa KKN? Si Bocil Kini Dapat Beasiswa
-
Fajar Sadboy Lempar Lelucon ke Anji: Mau Emosi Tapi Berasa Saudara Kembar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT