Suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming menanggapi isu sosok 'Mawar' yang diduga Kaesang Pangarep bakal merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Putra sulung Presiden Jokowi ini mengaku tidak mengetahui akan kepastian kabar tersebut.
Gibran malah mempertanyakan kepastian sosok yang berada di dalam video yang mengaku sebagai 'Mawar' itu.
"Loh apa sudah ada kepastian bahwa itu Kaesang? Kan belum ada yang tahu," ungkap Gibran dikutip melalui kanal Youtube Berita Surakarta pada Kamis (21/9/2023).
Dalam kesempatan itu, Gibran menegaskan hal itu seharusnya ditanyakan kepada PSI. Pasalnya, dia sendiri merupakan kader PDI Perjuangan.
"Ya tanya PSI, saya kan dari PDI Perjuangan," ujarnya.
"Itu kan urusanya PSI, saya nggak tahu itu siapa," imbuhnya.
Memang, kata dia, dalam video tersebut ada siluet pria berkacamata. Namun dia menilai bisa jadi itu belum tentu Kaesang.
"Memang ada siluet-siluet pria berkacamata, itu kan belum tentu Kaesang. Bisa saja itu siapa, Afgan atau siapa," kata Gibran.
Baca Juga: Ogah Gubris Video Diduga Kaesang Gabung PSI, Hasto PDIP: Kami Bicara yang Konkret Aja
Putra sulung Jokowi itu mengaku tidak mempermasalahkan perihal kebebasan Kaesang dalam memilih partainya sendiri. Namun apakah benar di video tersebut itu adalah Kaesang.
"Ini bukan masalah bebas tidak bebas, ini masalahya apakah itu benar kaesang. kan belum ada yang tahu ini kan hanya dugaan," lanjutnya.
Selain itu, dia mengatakan bahwa belum yakin jika sosok tersebut adalah Kaesang. Dia menilai wajah sosok itu tidak terpampang jelas.
"Kalau saya sih belum yakin (itu Kaesang), lah mukanya kan tidak terpampang jelas kan," ungkapnya.
"Kalau cuma suara dan siluet kan bisa siapa saja," katanya.
Sebelumnya diberitakan, PSI mengunggah sebuah klip video di akun Instagram resmi mereka, yang menampilkan siluet dan suara yang mengaku dirinya adalah 'Mawar'.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M