Suara.com - Ujian menjadi salah satu yang dapat menentukan kelulusan dalam suatu fase menuju fase berikutnya. Jika berbicara mengenai sekolah, agar bisa naik kelas atau lulus dalam tes masuk perguruan tinggi, harus melalui proses ujian terlebih dahulu. Selain berusaha, Anda juga bisa mengamalkan doa agar ujian lancar dan mendapat nilai bagus.
Selain dengan giat dalam belajar, berdoa juga merupakan salah satu cara agar hasil ujian nantinya mendapatkan hasil yang terbaik. Berdoa merupakan sebuah ungkapan ketergantungan kepada Allah SWT serta cara untuk memohon bantuan-Nya supaya memperoleh kemudahan dalam menghadapi ujian. Lantas, bagaimana doa agar ujian lancar dan mendapat nilai bagus?
Doa Ujian Lancar dan Mendapat Nilai Bagus
Dalam doa ujian mencakup permohonan agar dimudahkan dalam proses belajar, mengingat, dan menjawab dengan tepat saat ujian. Berdoa juga dapat meningkatkan konsentrasi, menenangkan pikiran, dan yakin bahwa Allah SWT akan memberikan yang terbaik.
Beberapa doa ujian yang bisa Anda amalkan agar mendapatkan kemudahan dan nilai yang bagus adalah sebagai berikut:
1. Rabbi zidnii 'ilmaa
Artinya: “Ya Rab-ku, tambahkan padaku ilmu pengetahuan.”
2. Rabbi srohli shadri, wayas-sir lii amrii wahlul uqdatammil-lisani, yafqahu qauli.
Artinya: “Ya Tuhan-ku, lapangkan dadaku, dan ringankanlah semua urusanku, dan lepaskan kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti ucapanku.” (Q.S. At-Thaha: 25-28)
Baca Juga: Doa Nurbuat adalah Amalan Istimewa, Ini Manfaat Mengamalkannya Secara Rutin
3. Rab-banaa ‘aatinaa mil-ladunka rahmatan, wa hay-yi’ lanaa min amrinaa rosyadaa.
Artinya: “Ya Tuhanku, berikan kami rahmat-Mu, dan sempurnakan atas kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.” (QS. Al Kahfi: 10)
4. Rabbi yas-sir wa a'in walaa tu'as-sir
Artinya: "Wahai Rabbku, mudahkan (urusanku). Bantu aku, dan jangan Engkau persulit."
5. Allahum-ma in-nis tauda' tuka jami'a maa qoro'tu fardud-hu ilayya 'inda hajati ilaihi.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan semua pelajaran yang telah aku baca dan mohon kembalikan kepada ku, pada saat aku membutuhkannya."
Berita Terkait
-
Doa Maulid Nabi Muhammad SAW, Keutamaan, dan Cara Membacanya
-
Doa Nurbuat adalah Amalan Istimewa, Ini Manfaat Mengamalkannya Secara Rutin
-
Bacaan Dzikir Sholat Hajat dan Tahajud Agar Cepat Terkabul
-
Berapa Nilai Ijazah SMA untuk CPNS 2023? Ini Bocorannya!
-
Doa Sholat Hajat yang Mustajab Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!