Suara.com - Seorang siswi Sekolah Dasar atau SDN 06 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tewas usai terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah. Peristiwa itu viral usai videonya tersebar.
Dalam keterangan video disebutkan, anak tersebut melompat akibat sering dibully oleh kawan-kawannya dan tengah mengalami putus cinta.
Terkait itu, Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro membantah kalau anak tersebut melompat akibat sering dibully oleh kawan-kawannya dan tengah mengalami putus cinta.
“Enggak ada, sementara ini kita tanya-tanya gak ada bully-bullyan di sekolah, apalagi masih anak-anak SD. Tadi kita tanya guru-guru semuanya,” kata Tedjo saat dikonfirmasi, Selasa (27/9/2023).
Tedjo menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB. Korban juga sempat dilarikan ke Rumah Sakit Fatmawati sebelum akhirnya tewas akibat luka dibagian kepala.
Bikin Geger
Video viral seorang bocah sekolah dasar terjatuh dari lantai 4 sekolah bikin geger. Peristiwa ini terjadi di SDN 06 Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kabar tersebut viral usai tersebar dari pesan whatsapp. Dalam unggahannya, anak tersebut terlihat tergeletak di tengah lapangan.
“Ya allah tragedi banget. Entah anak kelas berapa ini lompat dari lantai 4,” kata perekam video, yang diterima Suara.com, Selasa.
Baca Juga: Vania Athabina Anak Venna Melinda Kena Bully di Sekolah, Dilempar Batu Sampai Matanya Bengkak
Berita Terkait
-
Sakit Hati Cintanya Diputus, Pria Asal Mesuji Ini Unggah Foto Syur Mantan ke Medsos
-
4 Anak Artis Dibully di Sekolah, Ada yang Dikeroyok Hingga Masuk IGD
-
Vania Athabina Anak Venna Melinda Kena Bully di Sekolah, Dilempar Batu Sampai Matanya Bengkak
-
Siswi di Gresik Alami Buta Permanen Usai Dibully Kakak Kelas, Sekolah Dituding Sengaja Tutupi Kasus
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!