Suara.com - Irjen Pol Rudi Setiawan telah resmi dilantik sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi pada Senin (6/11) kemarin. Usai dilantik dia pun berbicara tentang operasi tangkap tangan atau OTT yang sudah jarang dilakukan KPK dalam beberapa waktu belakangan.
"Sepertinya menarik kalau tertangkap tangan, agak seru ya bagi teman-teman media, sehingga kayanya sudah lama nih Pak Asep (Direkur Penyidikan KPK) enggak ada, kegiatan tersebut," kata Rudi di Gedung Merah Putih KPK, dikutip Suara.com, Selasa (7/11/2023).
Menurutnya operasi tangkap tangan bukan satu-satunya upaya pemberantasan korupsi.
"Masih banyak lagi cara-cara yang bisa dilakukan dalam penindakan yang bersumber dari pengaduan masyarakat atau hasil pemantauan kita sendiri. Jadi tertangkap tangan itu tidak menutup kemungkinan," ujarnya.
Penerapan OTT tidak selalu bisa dilaksakanakan harus melihat situasi dan kondisi dari perkara yang dtangani.
"Nanti mana yang paling tepat dengan situasinya dengan kondisinya itu yang kita lakukan. Jadi semua kegiatan penindakan akan kita maksimalkan semua mana yang paling tepat dengan situasi kondisinya," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta