Suara.com - Menyerang bertubi-tubi ke Palestina, Israel sering kali dikutuk publik karena telah membunuh ribuan warga di Gaza. Publik di media sosil juga ikut riuh membahas konflik antara Israel dan Palestina.
Rupanya, untuk melancarkan aksi mereka, Israel disebut melakukan berbagai propaganda di media sosial. Pihak Israel disebut-sebut menggandeng akun-akun besar media sosial untuk menyebarkan informasi yang menguntungkan mereka.
Dalam hal ini, Founder Drone Emprit, Ismail Fahmi menyebutkan bahwa rupanya ada akun X atau Twitter asal Indonesia yang juga diduga menyebarkan propaganda Israel.
"Saya pakai drone emprit, saya lihat kata kunci Hamas titik utamanya di Israel, kalau bicara soal Hamas yang bahas mereka," ujar Fahmi dalam perbncangan di TvOne.
"Ada akun IDF yang dia dari militer sana, ada akun Israel dan lain-lain, dalam akun utama itu ada akun Indonesia juga salah satunya @SammiSoh," imbuhnya.
Menurut Fahmi ada akun-akun yang berada di Indonesia di mana menyuarakan propaganda mirip Israel. Salah satunya dengan menyalahkan Hamas dalam aksi genosida tentara Zionis di Palestina.
"Ada akun dari Indonesia yang banyak meretwert akun besar dan berikan opini, contoh Sammisoh narasinya benar-benar menyerang pihak Palestina dan Hamas, dan menyerang ke situ," ujar Fahmi.
"Ada beberapa akun Indonesia yang narasinya sama menyerang Hamas, sama seperti yang dilakukan Israel," imbuhnya.
Bahkan salah satu akun yang terdeteksi dari Indonesia menuding ada terowongan Hamas di bawa RS Indonesia di Gaza Utara. Pernyataan akun tersebut mirip dengan propaganda yang disuarakan oleh IDF.
Baca Juga: Momen Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor Dipenuhi Bendera Palestina
"Posisi akun dia dekat dengan IDF, ada sekitar empat akun [dari Indonesia] yang sangat aktif lah [membela Israel]," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional