Suara.com - Usai memberikan pernyataan tentang New Nakba 2023, Menteri Pertanian Israel Avi Dichter diberi peringatan oleh Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu. Simak profil Avi Dichter yang menjadi sorotan paska wawancara dengan Channel 12.
Teguran keras dari PM Benjamin Netananyahu berlangsung setelah Avi Dichter ditanya oleh Channel 12 mengenai perbandingan situasi di Gaza saat ini dengan peristiwa Nakba di tahun 1948.
Avi merespon pertanyaan itu dengan menyebut Gaza Nakba 2023. Usai memberikan pernyataan kepada Channel 12, Avi kena teguran. Lantas bagaimana profil Avi Dichter itu sendiri?
Profil Avi Dichter
Diketahui dari berbagai media bahwasanya Avi merupakan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Israel, menjabat sejak tahun 2022.
Sebelum menjadi Menteri Pertanian, ia menjabat sebagai Menteri Keamanan dalam negeri periode tahun 2006-2009. Pernah juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan Front Dalam Negeri periode 2012-2013.
Avi Dichter merupakan anggota parlemen Knesset dari partai sayap kanan Israel bernama Likud. Avi bergabung dengan partai tersebut sejak tahun 2015. Sebelumnya ia merupakan anggota Partai kadima, tetapi meninggalkannya dan bergabung dengan Likud.
Orang tua dan perjalanan hidup Avi Dichter
Orang tua Avi Dichter adalah penyintas peristiewa Holocaust yang kemudian bergabung dengan gerakan pemuda Zionist, Hashomer Hatzairsaat masih remaja.
Baca Juga: Tentara Israel Tuding Tempelan Ini Jadi Jadwal Shift Hamas, Ternyata Cuma Kalender
Di tahun 1971, Avi bergabung dalam Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan berhasil menyelesaikan pelatihan sebagai salah satu pasukan elit Sayeret Matkal.
Tahun 1978, Avi Dichter bertugas di jalur Gaza, hingga sepuluh tahun kemudian ia bertugas memimpin unit Komando Selatan dalam peristiwa intifada pertama.
Setelah itu, Dichter ditunjuk sebagai Kepala Divisi Keamanan Otoritas Sekuritas Israel (ISA) pada 1996. Sebelum menjabat sebagai direktur ISA, pada tahun 2000, Dichter terlebih dahulu menjabat sebagai wakilnya selama setahun. Kemudian, di tahun 2005, Dichter pensiun sebagai direktur ISA.
Arti kata Nakba
Nakba, dalam bahasa Arab berarti "bencana," mengacu pada pemindahan massal dan pembersihan etnis Palestina selama perang Arab-Israel 1948.
Palestina dianggap sebagai masyarakat multi-etnis sampai ketegangan antara orang-orang Arab dan Yahudi meningkat sebagai akibat dari kedua orang Yahudi bermigrasi untuk melarikan diri dari penganiayaan di Eropa, serta gerakan Zionis berusaha untuk mendirikan etnostate Yahudi di Palestina.
Berita Terkait
-
Tentara Israel Tuding Tempelan Ini Jadi Jadwal Shift Hamas, Ternyata Cuma Kalender
-
Jokowi Desak AS Upayakan Gencatan Senjata Israel, Bagaimana Reaksi Joe Biden?
-
Profil Dr Moshe Yatom, Psikiater Netanyahu Diduga Bunuh Diri, Kena Mental Gara-gara Ulah Pasiennya Sendiri?
-
Fatwa MUI Haramkan Produk Israel: Banyak Warga Dukung, Tapi Masih Bingung
-
PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang, Bagaimana Aturan Perang dan Maknanya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya