Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan nilai ekonomi digital Indonesia untuk ASEAN tahun ini hampir mencapai 80 miliar dolar AS atau sekitar Rp1,240 triliun.
"Nilai ekonomi Indonesia di ASEAN untuk digital di tahun ini mendekati 80 miilar dollar, dan diperkirakan meningkat 1 triliun dolar AS di tahun 2030," kata Menko Airlangga dalam seminar nasional Indonesia Economic Outlook 2024 di Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia ditunjang oleh 2.500 perusahaan rintisan (startup) yang saat ini menduduki peringkat ke-6 di dunia sebagai negara dengan jumlah startup terbanyak.
Pembangunan infrastruktur digital juga terus digencarkan pemerintah dengan membangun Base Transceiver Station atau BTS di 1.800 titik.
Selain itu, pemerintah juga membangun lebih dari 12.000 Km jaringan hingga meluncurkan Satelit Multifungsi Satria untuk melayani akses internet di daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T).
"Pemerintah juga telah meluncurkan program Akademi Kepemimpinan Digital dan Beasiswa Talenta Digital yang dibantu mitra-mitra swasta seperti Apple, Microsoft, dan Amazon untuk menciptakan 9 juta talenta digital dalam rentang waktu 15 tahun," ujar Airlangga.
Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan bahwa ekonomi Indonesia yang tumbuh 4,94 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2023 termasuk dalam kategori 5 teratas di dunia.
Secara fundamental, ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan dan resiliensi yang lebih baik dibandingkan dengan negara lain seperti China, Meksiko dan Malaysia.
"Pendorong tren PDB kita adalah industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi, dan juga tentu terkait domestic comsumption kita yang kuat," katanya. (Antara)
Baca Juga: 3 Titik Lemah Filipina yang Bisa Dibombardir Lini Serang Timnas Indonesia, Optimis Menang
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius
-
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal
-
Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari
-
Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya
-
Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner