Tokoh di Balik Hari Santri
Saat penentuan Hari Santri Nasional, Hamka Haq disebut-sebut menjadi salah satu tokoh penting di baliknya. Saat itu, Hamka Haq bersama Ahmad Basarah melantik Pengurus Bamusi Kabupaten Malang di Ponpes Babussalam.
Setelah melantik, ia menunggu kehadiran Jokowi, yang kala itu maju menjadi calon presiden (capres), yang dijadwalkan berkunjung ke ponpes tersebut.
Ketika pimpinan dan pengasuh ponpes menerima Jokowi, mereka kemudian mengusulkan 1 Muharram dijadikan sebagai hari Santri Nasional.
Hamka Haq merupakan salah satu yang mendukung Jokowi untuk mengabulkan usul tersebut bila terpilih menjadi Presiden RI.
Namun saat usul tersebut diproses, banyak umat Islam yang protes karena 1 Muharram bertepatan dengan Tahun Baru Islam Hijriyah.
Lantaran itu, Bamusi kemudian mencari alternatif hari bersejarah yang relevan dengan perjuangan santri.
Kemudian tercetus peristiwa bersejarah pada 22 Oktober 1945 yang dikenal sebagai Hari Seruan Jihad Nasional oleh Hadhratus Syekh Hasyim Asy'ari.
Bamusi kemudian beraudiensi ke kediaman Wapres Jusuf Kallah dan juga ke Istana Wapres. Saat itu, Bamusi menyodorkan tgl 22 Oktober sebagai alternatif.
Baca Juga: Ketua DPP PDIP Singgung Ganjar dan Anies Baswedan Jadi Pasangan, Koalisi Baru Lagi?
Wapres JK meneruskan usul tersebut, yang ternyata juga dikemudian hari sejalan dengan usul dari ormas NU yang masuk ke istana Jokowi. Akhirnya tanggal 22 Oktober resmi disahkan sebagai hari santri nasional.
Berita Terkait
-
Ganjar Buka-bukaan soal Status Jokowi di PDIP, Sikap Presiden Bisa Dilihat saat Acara HUT ke-51
-
Pasang Badan Bela Megawati usai Dilaporkan ke Komnas Perempuan, Bamusi PDIP: Dia Tak Larang Ibu-ibu Ikut Pengajian
-
Bamusi PDIP Sebut Video Megawati Soal Ibu-ibu Pengajian Dipotong: Beliau Juga Sering Ikut
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi