Suara.com - Koordinator Projek Jesuit Refugee Service (JRS) Indonesia Aceh, Hendra Saputra mengakui ramainya isu miring yang menimpa para pengungsi dari Rohingya, Myanmar di Aceh. Namun, fakta di lapangan disebutnya tak sesuai kabar yang beredar.
Salah satu isu yang beredar, kata Hendra, adalah pelecehan seksual terhadap warga lokal. Hendra pun memastikan kabar ini tidaklah benar.
"Setelah kami cek ke lapangan itu kami pastikan tidak ada pelecehan seksual terhadap warga lokal," ujar Hendra dalam diskusi daring, Kamis (28/12/2023).
Menurut Hendra, masyarakat Indonesia kerap kali termakan isu negatif soal Rohingya tanpa memastikan dulu kebenarannya. Apalagi, kabar ini sudah menjadi pemberitaan salah satu media massa.
"Isu ini yang belakangan ini dimainkan, isu ini terus digoreng-goreng," ungkapnya.
Tak hanya soal pelecehan seksual, menurutnya banyak kabar miring lainnya soal pengungsi Rohingya yang salah. Seperti penganggaran untuk bantuan pengungsi hingga perilaku para pengungsi.
"Ada isu pemerintah Aceh tidak menganggarkan anggaran bantuan untuk penghuni rohingya, ada juga isu soal perilaku para pengungsi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel