Suara.com - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun menjadi korban pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Menurut pengakuan kerabat korban bernama Fitri, korban mengalami depresi dan berusaha melakukan percobaan bunuh diri.
"Dokter lebih bisa nilai, dia sudah stres banget sudah mau percobaan bunuh diri berkali-berkali. Jadi yang ada di otaknya ‘aku mau dia (pelaku) dipenjara'," kata Fitri dikutip pada Selasa (3/1/2023).
Diduga perbuatan keji pelaku sudah terjadi saat korban duduk di kelas 5 SD dan diduga dilakukan berulang kali. Korban selama ini tidak berani memberitahu orang lain, karena mendapat ancaman dari pelaku.
"Akhirnya dapat ancaman dari ayahnya. Itu dilakuinnya sering tapi aku tanya pun berapa kali, berapa bulan dia bilang ‘engga tau’. Dia bilangnya sering gitu pengakuannya ke aku," ujar Fitri.
Pihaknya pun sudah melakukan visum, untuk membuktikan kejadian tersebut.
"Hasilnya memang positif. Emang ada perlakuan pelecehan seksualnya," kata dia.
Atas tindakan itu, keluarga korban pun sudah membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Terpisah, Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Mariana membenarkan korban sudah membuat laporan.
"Sudah (buat laporan)," kata Mariana dihubungi Suara.com, Rabu (3/1/2023).
Baca Juga: Tragis! Bocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Selokan Cipete Jelang Tahun Baru
Informasi terbaru, pelaku juga sudah ditangkap dan ditetapkan menjadi tersangka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini