Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan siapa negarawan yang ia panuti. Ia mengaku, ada 2 orang yang menjadi panutannya.
Mereka adalah Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan pria yang lahir pada 30 Mei 1970 itu di akun TikToknya.
"Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dua orang ini merupakan panutan saya dalam menjalankan amanah untuk bangsa dan negara," ucapnya, disadur Kamis (18/01/2024).
Bagi Erick, Jokowi dan Prabowo memiliki dua aliran pemikiran yang berbeda. Mereka katanya, pernah punya perjalanannya masing-masing.
Erick menyatakan, Presiden dan Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia itu pernah berseberangan. Diduga saat keduanya mencalonkan diri sebagai presiden beberapa tahun lalu.
"(Mereka) seperti dua aliran sungai yang berbeda. Pak Jokowi dan Pak Prabowo, pernah memiliki perjalanannya masing-masing. Mereka pernah berseberangan, beradu gagasan brilian, untuk mewujudkan kemajuan," jelasnya.
Saat ini, menurut Erick lagi, keduanya sudah menemukan muaranya. Mereka baginya, sudah membentuk aliran sungai.
Ia menjelaskan, aliran tersebut kini sudah besar. Serta lebih kuat dari sebelumnya.
"Namun kini, dua aliran sungai tersebut telah menemukan muaranya. Membentuk satu aliran sungai yang lebih besar dan kuat. Bahkan, kekuatan persatuan ini mampu mengantarkan kita melewati pandemi Covid-19, hingga resesi ekonomi dunia," tegasnya.
Ia mengaku, Jokowi dan Prabowo kini tak memiliki ego pribadi. Mereka memastikan bangsa Indonesia bisa mendapatkan kemenangan tersendiri.
"Tak ada lagi ego pribadi. Karena pada akhirnya, dua negarawan sejati ini yang memastikan kemenangan bangsa Indonesia di atas kemenangan diri mereka sendiri," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!